BERBAGI
Artphobic
Pintu masuk pameran ARTPHOBIC oleh Ilmu Komunikasi UMM. Foto: Komunikasi UMM
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Pameran Artphobic diselenggarakan oleh jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang. Lalu apa keseruannya?

Deretan desain grafis dalam berbagai media yakni mug, proposal dan infografis terjajar rapi di kantin 3,5 Gedung Kuliah Bersama I Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Susunan foto dengan berbagai cerita dan makna pun tak kalah meramaikan sebuah pameran yang bernama ‘Artphobic’ dengan ikon khas guritanya.

Ada pesan dan makna tersendiri dari nama Artphobic. Yaitu berasal dari art dan phobia, hal ini didasarkan oleh mahasiswa yang mau tidak mau harus berkarya desain grafis karena mata kuliah Komputer Grafis dan memotret dalam mata kuliah Dasar-dasar Fotografi meski kebanyakan dari mereka merasa tidak mampu dan takut dalam berkarya.

Keadaan tersebut seperti ikon gurita yang dipilih Artphobic. Dimana gurita selalu mengandalkan tinta hitamnya untuk melindungi diri dan menutup mata bahwa ia bisa melakukan hal lebih, bisa mengambil resiko untuk hasil yang luar biasa jika mau mencoba.

Pameran foto ilmu komunikasi UMM
Pameran Foto Contexture. Foto: Komunikasi UMM

Melalui pameran ini lah semua orang diajak untuk mengapresiasi karya-karya dari mahasiswa tersebut. “Sebagai wadah mahasiswa Ilmu Komunikasi untuk saling mengapresiasi karya-karyanya,” jelas Calvin selaku Ketua Pelaksana.

Desain grafis dalam mug. Foto: Komunikasi UMM

Dalam pameran yang telah dibuka oleh Sugeng Winarno selaku Kepala Jurusan Ilmu Komunikasi UMM ini terbagi dengan dua bagian utama. Pertama, ‘Desain Grafis Bukan Desain Gratis’. Ada unsur edukasi yang ingin disampaikan, hal ini menyikapi bahwa selama ini orang Indonesia sering membayar murah para desainer grafis. Artphobic ingin menyampaikan bahwa membuat sebuah desain perlu sebuah skill dan proses yang tak mudah.

Katalog foto Contexture. Foto: Komunikasi UMM.

Kedua, pameran foto yang bertajuk Contexture memiliki berbagai makna dan komposisi yang begitu menarik.

“Jadi Contexture itu padanan kata dari komposisi. Pameran foto mengambil tema Contexture karena dalam materi foto itu mengambil beberapa konsep pkomposisi dalam fotografi,” ungkap Rahadi, dosen Dasar-dasar Fotografi Ilmu Komunikasi UMM yang bertanggung jawab dalam Artphobic.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.