BERBAGI
Pria Bernama Slamet Hari Natal Gegerkan Dunia
Pria Bernama Slamet Hari Natal Gegerkan Dunia
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Ada seorang warga Jalan Sangadi, RT 24 RW 08, Dusun Wates, Desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang yang memiliki nama cukup unik, yakni Slamet Hari Natal. Uniknya, dia adalah seorang Muslim.

Slamet tak mengetahui mengapa orang tuanya menamainya demikian. Yang diketahuinya, Slamet lahir ke dunia bertepatan dengan Hari Natal, 25 Desember 1962 silam.

Putra pertama pasangan Syamsuri dan Ngatinah, adalah asli warga Poncokusumo. Saat mau melahirkan, ibunya berangkat ke sebuah poliklinik desa setempat. Selesai proses kelahiran salah seorang bidan yang mendampingi menyarankan agar bayi laki-laki yang dilahirkan diberi nama Slamet Hari Natal.

“Alasannya karena bertepatan dengan hari Natal. Itu saja cerita almarhum ibu saya,” kata Slamet.

“Mereka heran, kok ada nama seperti itu. Karena harus cek ulang nama ini pengurusan administrasi jadi lebih lama,” tuturnya.

Berkat nama unik ini, pria 54 tahun ini sempat menggegerkan dunia. Bahkan, namanya yang berarti Marry Christmas dalam Bahasa Inggris itu menarik perhatian media dunia, terutama dari kawasan Asia. Slamet pun mendadak terkenal.

Channel News Asia, menulis artikel warga malang pemilik nama unik itu dengan judul “Indonesian man born on Dec 25 named Merry Christmas: Report“.

An Indonesian man from East Java born on Dec 25, 1962 was named Slamet Hari Natal, which translates to Merry Christmas,” tulis mereka.

Media ibtimes.sg mengangkatnya melalui tulisan “Indonesian Muslim man gets named Merry Christmas; faces no criticism“. Sementara ibtimes.com mengulasnya dengan artikel “Muslim Man Named ‘Merry Christmas’ In Indonesia, Says ‘We Practice Religious Tolerance Here”.

Tulisan demikian dimuat oleh Phil News dengan judul “Muslim Man Born On Christmas Day Named “Merry Christmas”.

Sedangkan Inquirer.net mengulasnya dengan tulisan bertajuk “Muslim man born on Dec. 25 named Merry Christmas“.

Ya, meski namanya cukup nyeleneh untuk ukuran seorang Muslim, Slamet tak pernah merasa minder. Ia pun mengaku tak pernah mendapatkan kritik atau cibiran dari masyarakat sekitar, karena memang di daerahnya, sikap toleransi di kalangan warga sangat bagus sejauh ini.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.