BERBAGI
Herman Thomas Karsten bersama keluarga | Foto: Sejarah Malang
Herman Thomas Karsten bersama keluarga | Foto: Sejarah Malang
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Seberapa sering anda mendengar nama Herman Thomas Karsten? Lalu, bagaimana dengan Idjen Boulevard, seringkah anda mengunjunginya? Siapakah Herman Thomas Karsten? Adakah hubungannya dengan jalan Ijen yang ramai setiap detik ini?

Saya yakin pasti banyak dari warga dalam maupun luar kota Malang yang pernah melewati Idjen Boulevard atau terkenal dengan Jalan Ijen. Jalanan yang dipenuhi oleh perumahan gaya Belanda ini merupakan salah satu jalan favorit masyarakat Malang untuk sekedar menyegarkan pikiran.

Bagaimana tidak, sepanjang jalan ini dihiasi oleh taman yang sangat indah. Hal ini sejalan dengan arti boulevard itu sendiri, yaitu jalan kembar dengan pembatas berupa taman di tengahnya.

Ikon Idjen Boulevard saat ini
Ikon Idjen Boulevard saat ini | Foto Instagram @febriantramadhan

Tentunya, karya yang indah ini tak lepas dari seorang arsitek dan perencana kota, Herman Thomas Karsten (Amsterdam, 22 April 1884-Cimahi, 1945). Karsten merupakan lulusan Technocche Hoogeschool di Delf, Belanda.

Meskipun Karsten seorang Belanda, ia tetap memiliki kontribusi di Indonesia. Ia juga peduli dengan Jawa. Dimana ibu dan istrinya adalah keturunan Jawa.

Kedua bangsa yang ada dalam dirinya membuat Karsten tak meninggalkan unsur Belanda dan Jawa dalam keluarganya. Di rumah, ia menerapkan bahasa Belanda sebagai komunikasi antar keluarga dan memainkan gamelan secara bersama-sama.

Dalam karirnya, ayah dari Regina, Simon, Joris, dan Barta ini berkesempatan menjadi perencana tata kota beberapa daerah di Indonesia. Malang salah satunya. Di Malang, Karsten diangkat oleh Bussemaker, Walikota Malang pertama sebagai penasihat tata kota Malang pada tahun 1929.

Thomas Karsten beserta keluarga
Thomas Karsten beserta keluarga, terlihat ada anak kembar yang kemudian menjadi inspirasi gedung kembar Kayutangan  | Foto ruangkotahanun.blogspot.co.id

Sebelumnya, kota Malang sudah memiliki Bouwplan I-VIII sebagai perencanaan kota untuk mengatasi laju pertambahan penduduk dan ekonomi yang semakin pesat. Namun, Bouwplan I-VIII ini tak sesuai dengan Undang-Undang kota yang berlaku saat itu. Yakni tak memenuhi syarat menjadi sebuah kerangka rencana atau Geraamteplan. Sedangkan waktu itu pemerintah pusat mengharuskan Kotamadya Malang menyediakan Geraamteplan.

Dari persoalan tersebutlah Karsten memiliki peran dalam perkembangan kota Malang. Memiliki andil sebagai penasehat dalam perencanaan kota Malang, Karsten pun melakukan perbaikan dan mengembangkan Geraamteplan yang sebelumnya telah dibuat.

jalan Ijen yang dikonsep semakin apik
jalan Ijen yang dikonsep semakin apik | Foto Instagram @shaifuru

Salah satu karya dari suami Soembinah Mangundrejo adalah jalan Ijen. Dalam konsep dan rancangannya, jalan Ijen dibuat menjadi perumahan mewah para pejabat. Pembangunan yang dilakukan tahun 1935-1960 ini tak lepas dari sentuhan khas Karsten yang selalu menampilkan taman kota dan ruang terbuka.

Kekhasan tata kota ala Karsten ini pun membuat gaya arsitektur indisch menjadi populer saat sebelum kemerdekaan. Gaya arsitektur indisch adalah gaya arsitektur tradisional belanda tetapi juga disesuaikan terhadap unsur-unsur tropis dan tradisional Indonesia.

Tak hanya taman di sisi tengah Jalan Ijen yang memberi kesan indah, tapi juga pohon palem yang menjulang tinggi di depan rumah-rumah bergaya Belanda itu. Disisi pohon palem, pemerintah juga menyediakan jalur sendiri untuk pejalan kaki. Kini, di di beberapa titik dalam taman tengah jalan itu telah disediakan kursi-kursi taman. Kursi ini disediakan untuk masyarakat yang ingin singgah sejenak menikmati suasana Idjen Boulevard.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.