BERBAGI
Selecta di Kota Batu
Selecta di Kota Batu | Foto Instagram @zahrotus_1120
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Tempat-tempat wisata di Malang bukanlah hasil dari sulap yang hanya sekejap mata. Ada beberapa lokasi wisata yang sudah berdiri sejak zaman penjajahan lampau. Salah satunya adalah Selecta.

Dulunya, orang-orang Belanda menginginkan Malang sebagai tempat peristirahatan. Pilihan ini dikarenakan suasananya yang indah, nyaman, juga udara yang sejuk.

Namun, dengan semakin bertambahnya waktu, semakin banyak pula orang yang juga melirik Malang sebagai daerah tempat tinggal. Sehingga, orang-orang Belanda berpindah untuk memilih-milih lokasi yang tidak jauh berbeda dengan Malang.

selecta tempo dulu
selecta tempo dulu | Foto cdns.klimg.com/

Akhirnya, didapatlah kota Batu yang tak kalah sejuk dan indah. Juga karena suasana daerah yang mirip sebuah negara di Eropa, yaitu Swiss. Swiss merupakan negara yang sebagian besar wilayahnya terdiri dari pegunungan Alpen.

Hal ini serupa dengan Batu yang dikelilingi oleh pegunungan. Sehingga, muncullah sebutan De Kleine Zwitzerland untuk kota seluas 202.30 km persegiĀ ini. Sebutan tersebut memiliki arti Swiss kecil.

Salah satu titik lokasi yang dipilih orang Belanda di kota Batu adalah Selecta. Taman wisata ini terletak di Jl. Raya Selecta No. 1, Tulungrejo, Bumiaji, Kota Batu.

Meskipun sudah didirikan pada tahun 1928 oleh De Reyter De Wildt, bangunannya pun tak banyak berubah. Yakni bangunan bergaya Belanda kuno. Beberapa bagian yang masih ada yaitu beberapa wisma peristirahatan, kolam renang, dan kantor.

Sesuai dengan tujuan utama mencari lokasi ini, yaitu sebagai tempat peristirahatan. Selecta dijadikan hotel yang memiliki fasilitas kolam renang dan taman bunga.

Pemilik Selecta pun silih berganti, salah satunya adalah Hashiguci, seorang Jepang. Bangunan hotel disini pun juga pernah menjadi sasaran pada zaman penjajahan. Tepatnya saat masa revolusi fisik pada tahun 1945-1949 di Malang. Yang mana hotel yang dulunya masih berada dalam kabupaten Malang ini dihancurkan karena dianggap milik Belanda.

Tak ingin tempat peristirahatan itu hancur sia-sia, masyarakat berinisiasi untuk membangunnya kembali pada tahun 1950.

penambahan fasilitas di Selecta

penambahan fasilitas di Selecta | Foto Instagram @ahmad.faiz04Selecta memang memiliki daya tarik tersendiri. Area wisata yang berjarak sekitar 6 km dari alun-alun kota Batu ini mampu menggerakkan pikiran orang untuk dapat mengunjunginya. Terbukti, tak hanya warga Belanda yang mengincarnya. Akan tetapi juga masyarakat pribumi. Salah satu tokoh yang pernah singgah di taman seluasĀ kurang lebih 18 ha ini adalah Ir. Soekarno, presiden pertama Republik Indonesia.

Tuntutan persaingan dengan tempat wisata lain pun tak terelakkan. Hal inilah yang membuat Selecta yang dulu berbenah menjadi selecta sekarang. Dengan kebun bunga beragam warna, kolam renang, waterpark, hotel, pasar, dan tempat outbound semakin melengkapi tempat yang dulunya bernama Selectie. Selectie artinya pilihan. Beberapa jenis bunga yang ada di taman berketinggian 1100 meter diatas permukaan laut ini adalah kana, krisan, dan panca warna.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.