BERBAGI
Tim APC (Astronomy Physics Club) UB saat Supermoon 14 November 2016 lalu | Foto Instagram @apc_ub
Tim APC (Astronomy Physics Club) UB saat Supermoon 14 November 2016 lalu | Foto Instagram @apc_ub
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Satu lagi aktivitas positif yang digeluti mahasiswa Universitas Brawijaya. Tepatnya dari jurusan Fisika, FMIPA, UB. Di jurusan ini, terbentuk suatu klub yang berfokus pada ilmu astronomi yaitu Astronomy Physics Club (APC). APC adalah suatu klub bagi para penikmat astronomi di lingkup kampus yang beralamat di jalan Veteran, Malang ini.

Klub yang kini beranggotakan 70 mahasiswa ini pada mulanya dicetuskan oleh lima mahasiswa Fisika UB yaitu Ahmad Zainullah, Afandi Yusuf, Abdur’rouf, Dwi Febriana Rochmah, dan Eko Teguh Purwito Adi. Dimana mereka memiliki kesamaan minat pada astronomi. Sehingga mereka berinisiatif untuk membentuk klub astronomi bagi para mahasiswa UB.

Klub yang mereka inisiasi ini mendapat sambutan baik oleh beberapa dosen yang menaruh minat pada bidang tersebut. Dosen-dosen tersebut adalah Drs. Arinto Yudi Ponco Wardoyo, M.Sc., Ph.D.; Drs. Sugeng Rianto, M.Sc.,Dr. rer.nat Abdurrouf, S.Si., M.Si..

Dukungan tersebut semakin meyakinkan mereka hingga lahirlah Astronomy Physics Club pada 11 Oktober 2013. Nama yang diangkat pun tak meninggalkan jati diri klub itu sendiri. Dimana merupakan klub astronomi yang berada dibawah naungan jurusan Fisika UB.

Layaknya klub-klub lain, APC juga mengadakan sharing astronomy, gathering, dan tentu saja pengamatan. Untuk sharing dan gathering biasa mengambil tempat di area FMIPA UB. Sedangkan untuk pengamatan, karena membutuhkan medan pandang luas, maka mereka lebih memilih lapangan rektorat sebagai lokasi observasi. Juga karena di lapangan rektorat ini banyak mahasiswa yang berkumpul maupun lalu lalang.

Selain ketiga acara tersebut, klub berakun instagram @apc_ub ini juga memberi bekal pemantapan pada seluruh anggotanya. Pemantapan yang dimaksud berupa pelatihan pemasangan dan penggunaan teleskop. Hal ini merupakan poin penting bagi para astronom, baik amatir maupun profesional. Sebab, dengan pemahaman teleskop yang baik, akan memudahkan mereka untuk menyelami astronomi.

Ketua APC UB periode 2016-2017, Andhika Widyadwatmaja menegaskan bahwa meskipun APC berada di bawah naungan jurusan Fisika, namun APC bersifat terbuka. Terbuka disini berarti bahwa tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa Fisika UB tapi juga untuk mahasiswa dari jurusan atau fakultas lain. Bahkan, mahasiswa kampus lain pun bisa bergabung dengan APC.

Tak ada persyaratan untuk bergabung. Sebab, klub beralamat web apc.mipa.ub.ac.id ini memang diperuntukkan bagi orang-orang yang menjatuhkan hati pada astronomi. Darisana, mereka dapat saling berbagi ilmu mengenai salah satu ilmu alam semesta ini.

UB sebagai kampus juga turut andil dalam pengembangan APC. UB memfasilitasi peralatan yang mendukung peralatan. Peralatan tersebut yaitu dua buah teleskop, binokuler, dan dua buah senter LED. Teleskop yang dimiliki berupa jenis refraktor dan reflektor. Teleskop reflektor yang dimiliki pun sudah menggunakan sistem otomatis yang dapat menentukan posisi objek langit yang diinginkan berdasarkan data-data yang telah tersimpan di dalamnya. Sedangkan untuk teleskop refraktor masih menggunakan sistem manual.

Dengan segala fasilitas yang telah disediakan ini, tak lantas APC membiarkannya begitu saja. Pemilik akun facebook Astronomy Physics Club (APC) University of Brawijaya ini terus berusaha untuk meningkatkan kualitas dan pengetahuan mahasiswa UB, utamanya dalam bidang astronomi. Pengabdian terhadap masyarakat seperti pengajaran astronomi di sekolah pun menjadi salah satu upaya APC untuk memberikan kontribusi untuk UB.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.