BERBAGI
Sate Cilok Darman yang Melegenda di Gadang Gang VI - VEMALE
Sate Cilok Darman yang Melegenda di Gadang Gang VI - VEMALE
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Banyak kuliner legendaris di Kota Malang ini. Di antaranya, terdapat makanan tradisional khas bumi Arema yang melegenda di Gadang Gang VI, yakni Sate Cilok Darman.

Kalau biasanya sate identik dengan daging ayam, kambing atau daging-daging lainnya, Darman (50) menawarkan sate yang lain daripada yang lain. Sate buatan warga Jalan Raya Gadang Gang VI ini terbuat dari bakso kecil-kecil atau yang sering disebut cilok.

Jika dilihat dari cara pembuatannya memang tak jauh berbeda dengan sate pada umumnya. Seperti layaknya daging ayam atau kambing, lima butir cilok ditusuknya dengan menggunakan tusuk sate. Darman kemudian membalurnya dengan bumbu kecap. Sate cilok itu lalu dibakar di atas bara arang yang dikipasi secara manual. Aroma khas sate pun menyebar di sekitar lokasinya berdagang. Aroma itu seolah memanggil-manggil mereka yang sedang keroncongan perutnya. Tusukan sate cilok ini terus dibolak-balik hingga dirasa matang. Untuk menambah cita rasanya agar semakin lezat, maka Darman menyiramkan bumbu kacang khas sate pada umumnya.

Soal rasa, Anda tak perlu meragukannya lagi. Darman sukses menyulap cilok-cilok yang ditusuknya seenak sate pada umumnya. Cilok yang dibuatnya juga tidak ada bedanya dengan bakso pada umumnya. Darman membuat cilok dengan tekstur daging yang masih terasa dan tidak terlalu banyak menggunakan tepung kanji. Tak heran jika sate cilok buatannya cukup laris diserbu pembeli yang kebanyakan berasal dari warga sekitar Gadang. Sehari, Darman bisa menjual sekitar 1.000 tusuk sate cilok.

Sate cilok Darman ini merupakan salah satu kuliner legendaris. Inovasi varian sate ini sudah ditawarkannya sejak 20 tahun lalu. Anda bisa menjumpai dagangannya ini di kawasan perempatan dalam Gang VI. Bapak dua anak ini mulai berjualan sekitar pukul 12.00 WIB. Jangan heran jika dalam tiga jam, dagangannya sudah habis tak bersisa. Anda harus rela antre di perempatan kampung tersebut sambil bersaing dengan pembeli lainnya untuk mendapatkan sate cilok ini. Terlebih di hari Sabtu dan Minggu, antrian dipastikan lebih padat lagi. Banyaknya anak sekolah yang libur membuat Darman sudah kehabisan stok sate cilo pada pukul 14.00 WIB.

Sejatinya, dagangan Darman tidak hanya sate cilok saja. Ada pentol halus, kasar, goreng dan tahu layaknya komposisi pada bakso pada umumnya. Tak hanya cilok bakar, Darman juga menyediakan cilok rebus yang juga digemari pembeli. Harganya pun cukup murah, karena dengan hanya 1.000 rupiah Anda sudah bisa mencicipi satu tusuk sate cilok di Gadang Gang VI.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.