BERBAGI
Es Campur Pak Said Batu! (Foto: sandiiswahyudi.com)
Es Campur Pak Said Batu! (Foto: sandiiswahyudi.com)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Di Batu ada sebuah kuliner minuman es yang sudah cukup lawas, meski namanya tidak ada namun orang-orang di sekitar kerap memberi nama Es Campur Pak Said.

Lokasi Es Campur Pak said berada di Jl. Gajah Mada Kota Batu, atau tepat di tepi jalan Raya sebelah barat Masjid An Nur Batu. Warungnya sangat sederhana, dengan gerobak besar Pak Said menyediakan beberapa bangku panjang, untuk melindungi dari panas dan hujan di sana ada sebuah tenda.

Kulo sadean sampun (Saya jualan sudah) 63 tahun,” kata beliau dengan bahasa jawa halus.

Tangannya terkadang juga bergetar saat mencoba memarut es batu, sebuah pertanda jika usianya sudah tua. Dia berjualan sudah sejak tahun 1954, meski tidak mengingat tahunnya dirinya menceritakan jika dia berjualannya berpindah-pindah di area Kota Batu dengan awalan mangkal di dekat kantor pos.

“Saya juga pernah berjualan di pasar alun-alun batu, tetapi kemudian pasar tersebut terbakar dan sekarang pindah ke sini, saya tidak ingin menyusahkan orang sehingga menjalani jualan es ini dengan senang saja tidak ada beban,” tegasnya.

Dalam berdagang pun dia juga tidak ngoyo sehingga dia menjalani sekuatnya. Manakala pedagang biasanya ingin tempat yang menetap seperti ruko atau yang lain. Pak Said menyatakan jika semua itu akan dijalani jika sudah waktunya.

Pak Said sangat suka mengobrol, dirirnya terkadang sering bercerita tentang kehidupan ataupun sejarah yang ada di Kota Batu. Namun, di tengah keasyikan mengobrol, Pak Said langsung bergegas pergi ke masjid saat adzan. Dengan santai biasanya dia pamit kepada pembeli dan terkadang juga mengajaknya untuk ke Masjid.

Es Campur Pak Said ini isinya hampir sama dengan es pada umumnya. Yaitu dengan bahan es batu, sirup merah, tape, tape ketan hitam, kolang kaling, kelapa muda, roti tawar dan sebagainya. Rasa manis pada es tersebut ditandai dengan banyaknya tawon yang ada pada sirup yang berwarna merah.

Pada siang hari utamanya setelah Solat Duhur, para pembeli yang kebanyakan juga merupakan pelanggan tetap datang. Dengan harga Rp5000, Es campur ini cukup ngangeni dan menjadi suguhan yang pas di kala panas.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.