BERBAGI
potongan relief Aridharma di candi Jago
Raja Naga yang mengubah wujud menjadi Brahmana menemui prabu Aridharma dalam relief Aridharma di candi Jago | Foto oleh Deny Yudo Wahyudi dan Slamet Sujud Purnawan Jati
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

bagian ini merupakan lanjutan dari cerita dalam relief Aridharma di candi Jago bagian I.

Suatu ketika setelah kematian Dewi Mayawati, prabu Aridharma bertemu dengan Dewi Ambarwati di hutan. Saat itu, Dewi Ambarwati sedang mencari obat untuk mengembalikan wujudnya serta ayahnya yang berubah menjadi raksasa. Obat yang mereka cari pun merupakan saran dari Hyang Wairacona.

Prabu Aridharma sontak kaget dan langsung memeluk Dewi Ambarwati yang merupakan titisan dari Dewi Mayawati. Melihat kejadian tersebut, ayah Dewi Ambarwati tak terima dan ingin membunuh prabu Aridharma. Dewi Ambarwati dan prabu Aridharma akhirnya melarikan diri dan berlindung dalam pertapaan milik Brahmana.

Ayah Dewi Ambarwati terus mengejar mereka hingga terjadi pertempuran di area pertapaan. Prabu Aridharma melemahkan ayah Dewi Ambarwati yang berubah rupa menjadi raksasa tersebut menggunakan panah.

Raksasa tersebut pun terbunuh dan berubah wujud menjadi ayah Dewi Ambarwati. Brahmana menyatakan bahwa prabu Aridharma dan Dewi Ambarwati memang berjodoh.

Untuk meyakinkan hal tersebut, mereka semua menghadap kepada Hyang Wairacona. Kepadanya, Hyang Wairacona meminta ayah Dewi Ambarwati menghilangkan amarahnya. Juga pernyataan Brahmana yang dibenarkan oleh Hyang Wairacona. Hingga akhirnya Dewi Ambarwati dipersunting oleh prabu Aridharma dan dibawa ke kerajaan Malawa.

Dari relief Aridharmadi candi Jago ini dapat dipetik beberapa makna yang terkandung di dalamnya. Diantaranya yaitu sikap dan tindakan tegas saat ada hal yang tidak baik terjadi untuk menghindari dosa.  Hal ini nampak dari tindakan prabu Aridharma saat mengetahui perbuatan tak pantas yang dilakukan oleh Nagini dan naga jantan.

Selanjutnya, jika ingin memberikan suatu kebaikan sebaiknya tidak perlu menunjukkan siapa kita. Sebab, ditakutkan akan muncul kesombongan disana. Makna ini tersirat dari penggalan cerita saat raja naga menemui prabu Aridharma untuk mengucapkan terima kasih karena telah mengingatkan putrinya.

Dalam pertemuan itu, raja naga yang merupakan raja naga tak menunjukkan wujudnya. Akan tetapi menyamar sebagai brahmana. Brahmana adalah golongan cendekiawan yang menguasai ajaran, pengetahuan, adat, adab, hingga keagamaan.

Lalu ada sikap kesetiaan, tegas, dan kejujuran kepada pasangan hidup. Sikap ini nampak pada saat prabu Aridharma menceritakan apa yang telah ia alami selama berburu di hutan. Termasuk ketika bertemu dengan Nagini dan naga jantan.

Serta sikap tak mengingkari janji yang sangat dipegang teguh oleh prabu Aridharma. Janji tersebut merupakan pesan dari raja naga. Yang mana prabu Aridharma tidak boleh memberitahukan kepada siapapun bahwa ia mampu memahami percakapan binatang.

 

sumber : Relief Ari Darma di Candi Jago milik Deny Yudo Wahyudi & Slamet Sujud Purnawan Jati dalam jurnal Sejarah dan Budaya, tahun kedelapan, No. 2, Desember 2014, wisata, sejarahku, ngalam

 

 

 

 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.