BERBAGI
Dari depan, GOR Gajah Mada | Foto: Polres Batu
Dari depan, GOR Gajah Mada | Foto: Polres Batu
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Kota Batu akhirnya memiliki Gelanggang Olahraga (GOR), arena tersebut terletak di Jalan Sultan dan bernama GOR Gajah Mada.

GOR ini diresmikan oleh Walikota Batu Sabtu (4/3) lalu dan lokasinya sangat dekat dengan Stadion Brantas Batu yang merupakan pusat olahraga di Kota Batu. GOR yang mampu menampung hingga 2000 orang ini masuk kategori B dengan standar Nasional Indonesia.

Pada peresmian tersebut, selain dihadiri oleh Walikota juga ada Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, Panglima Divisi II Kostrad Mayjen TNI Benny Susianto, Ketua DPRD Batu Cahyo Edi Purnomo, Ketua Komisi C DPRD Batu Didik Machmud, Sekda Kota Batu Widodo, dan Ketua KONI Batu Zainul Arifin.

Eddy Rumpoko meresmikan GOR Gajah Mada  | Foto: Memo X
Eddy Rumpoko meresmikan GOR Gajah Mada | Foto: Memo X

Walikota yang tugasnya bakal digantikan istrinya ini menyatakan jika keberadaan GOR Gajah Mada ini harus bisa dimanfaatkan secara positif oleh pemuda Batu. Kegiatan positif akan membuat pemuda punya prestasi yang kemudian bisa membanggakan Kota Batu.

“Olahraga selain digunakan sebagai ajang prestasi juga bisa digunakan sebagai ajang perilaku sportif pada kehidupan sehari-hari. Generasi pemuda di Batu harus sportif. Nantinya, karakter positif itu akan membentuk jiwa kepemimpinan untuk masa depan kota Batu,” kata Eddy.

“Anak-anak tidak boleh kehilangan momentum kegiatan baik di dalam sekolah maupun di luar sekolah. GOR ini dibangun untuk menampung aspirasi kreatifitas. Baik itu olahraga, seni, dan kegiatan lainnya. Untuk olahraga saya harapkan mampu membuat manajemen setiap cabang olahraga.”

Pembukaan GOR dengan seni tari kontemporer | Foto: Facebook - Alfi Fatkhur Rohman
Pembukaan GOR dengan seni tari kontemporer | Foto: Facebook – Alfi Fatkhur Rohman

Penamaan GOR Gajah Mada ini sendiri didasarkan pada tokoh patih yang hidup di masa Kerajaan Majapahit. Gajah Mada punya jiwa kepemimpinan positif yang menyatukan Nusantara. Tidak heran pada pembukaannya, dibacakan Sumpah Palapa oleh seniman Batu dan juga pagelaran tari kotemporer dari siswa SD hingga SMA dan SMK Kota Batu.

“Pengelolaan GOR ini akan diberikan kepada KONI Kota Batu, sehingga pembinaan atlet yang ada di sini akan lebih maksimal karena GOR ini bisa digunakan untuk Basket, Voli, Bulutangkis, Futsal, Sepak Takraw dan lain sebagainya. Silahkan dipakai untuk berolahraga dan teknisnya akan dikelola oleh KONI,” tegasnya.

Dibandingkan Kota Malang atau Kabupaten Malang fasilitas olahraga di Batu sedikit tertinggal. Tidak heran kemudian Pemerintah Kita membangun proyek GOR dengan dana sebesar Rp29,5 Milyar. Proyek yang mulanya dimulai pada tahun 2012 ini akhirnya selesai pada 2017. Lamanya proses pembuatan GOR dikarenakan berbagai sebab, salah satunya adalah perubahan perencanaan dan turunnya anggaran dari APBN (anggaran pendapatan dan belanja negara) akibat anjloknya harga minyak dunia.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.