BERBAGI
long march dari Earth Hour Malang untuk Ngalam Petengan 2017
long march dari Earth Hour Malang untuk Ngalam Petengan 2017
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Ngalam Petengan 2017 adalah salah satu agenda yang digagas oleh komunitas Earth Hour Malang (EHM). Sebelumnya, ini merupakan kegiatan terpusat yang diinisiasi oleh komunitas Earth Hour Indonesia.

Tujuan dari kegiatan Ngalam Petengan yang akan dilaksanakan tanggal 25 Maret 2017 di Balaikota Malang ini adalah untuk menyerukan aksi hemat listrik. Hal ini dilakukan dengan cara switch off lampu dan alat elektronik yang tidak digunakan selama 60 menit. Dengan kata lain, kita tidak menggunakan listrik selama 60 menit tersebut.

Hal ini juga merupakan salah satu maksud dari 60+ yang dikenal sebagai identitas atribut mereka. Dimana angka 60 berarti 60 menit fokus pada tindakan positif mengurangi emisi CO2.

Sedangan tanda + berarti kegiatan Earth Hour tidak hanya dilakukan selama 60 menit saja, tapi juga diikuti dengan perubahan gaya hidup setiap hari. Mulai dari menggunakan transportasi publik, bersepeda, hemat air, tidak buang sampah sembarangan, memilah dan daur ulang sampah, hemat kertas, hingga berkebun dan menanam pohon.

Nah, untuk menginformasikan acara tersebut kepada warga Ngalam, komunitas EHM serta komunitas Sobat Bumi dan Turun Tangan Malang ini melakukan aksi long march dan street campaign. Aksi ini mereka lakukan dengan berajalan di sepanjang jalan Ijen dengan start dan finish di taman Slamet.

Di sepanjang jalan tersebut, mereka menyerukan kegiatan mereka yang akan digelar di balaikota pada malam harinya tersebut.

“Plastik Tak Asyik !

Kita ada acara apa?

Switch Off!

Kapan?

25 Maret!

Dimana?

Balaikota!”, seru seluruh para peserta long march yang berjumlah lebih dari 25 orang di sepanjang jalan Ijen dengan komando dari satu orang perwakilan EHM.

aksi razia kantong kresek pengunjung CFD Ijen
aksi razia kantong kresek pengunjung CFD Ijen

Aksi long march ini berhenti di antara monumen melati dan perpustakaan kota Malang. Dari sini, seluruh peserta aksi dibagi menjadi beberapa kelompok untuk nantinya menyebar di seluruh area CFD.

Pembagian dan penyebaran kelompok ini bertujuan untuk melakukan razia kantong kresek. Pada setiap kelompok membawa beberapa reusable bag dari kaos bekas yang sebelumnya sudah disediakan oleh EHM. Razia kantong kresek ini digunakan untuk melakukan kampanye #PlastikTakAsyik.

Razia ini tertuju pada pengunjung CFD yang mengggunakan kantong kresek. Dimana beberapa dari mereka dihampiri untuk diberitahukan mengenai keuntungan menggunakan reusable bag daripada kantong kresek.

Hasil dari aksi razia ini ditujukan untuk penggantian kantong kresek yang dibawa menjadi reusable bag. Hal ini pun dilakukan tanpa paksaan. Untuk para pengunjung yang tidak bersedia kantong kreseknya diganti dengan reusable bag tidak masalah. Dimana memang ada beberapa pengunjung yang menolak penggantian reusable bag dari EHM, baik itu pengunjung wanita maupun pria.

Dari aksi ini juga ditemukan bahwa sudah ada beberapa warga yang kini sudah mulai mengurangi sampah plastik. Salah satunya adalah Ulfa. Ulfa yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga ini sudah beralih menggunakan tote bag sebagai pengganti kantong kresek. Ulfa juga menuturkan bahwa ia juga menghemat pengeluaran sampah. Dimana kini ia membuang sampah setiap tiga hari sekali.

 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.