BERBAGI
Aplikasi Malang menyapa yang diluncurkan | Foto: Liputan 6
Aplikasi Malang menyapa yang diluncurkan | Foto: Liputan 6
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Menjelang Hari Ulang Tahun yang ke-103, Pemerintah Kota Malang meluncurkan aplikasi smartphone yang berjudul ‘Malang Menyapa’, dengan aplikasi ini, sejumlah tempat wisata plus tempat yang lagi nge-hits buat swa-foto bisa terlihat.

Aplikasi yang diperkenalkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang, Jumat (24/3) ini akan diluncurkan pada 1 April mendatang. Hanya saja aplikasi itu sudah bisa dinikmati dan sejumlah fiturnya pun sudah bisa dimanfaatkan pengguna smartphone.

“Di dalam aplikasi ini berisi informasi terkait dengan pariwisata yang ada di Malang, jadi pengguna akan mendapatkan panduan lokasi wisata. Kemudian pusat oleh-oleh, hotel, spa, restoran, dan lain sebagainya,” kata Kasi Promosi Pariwisata Disbudpar Kota Malang Agung Bhuwana.

Saat di unduh oleh Ngalam.co, aplikasi tersebut menampilkan tujuh buah fitur yang ada di Malang seperti Entertainment, Oleh-oleh, Travel, Food, Hotel, Shoping, hingga Destination.

Saat kami mencoba fitur itu ternyata masih belum lengkap informasinya. Seperti menu destination kemudian park, menampilkan dua saja yaitu Taman Rekreasi Sengkaling dan Hawai Waterpark. Kemudian kampung tematik juga masih terisi dengan dua saja yaitu Kampung Wisata Sanan dan Kampung Wisata Jodipan. Begitu juga dengan beberapa menu lainnya.

Aplikasi Malang Menyapa Saat Diunduh.
Aplikasi Malang Menyapa Saat Diunduh.

Agung punya alasan sendiri kenapa belum lengkap, karena yang ada hanya sekedar contoh. Sementara nantinya user akan melengkapinya sendiri sekaligus mempromosikan wisata atau usahanya.

“Pelaku usaha bisa mendapatkan promosi wisata gratis. Jadi tinggal registrasi untuk kemudian bisa melakukan promosi usahanya. Mereka bisa mandiri melakukan unggah sendiri,” tegasnya.

“Nanti setiap unggahan akan diperiksa oleh admin sehingga mencegah adanya data palsu dari anggota. Admin punya hak menolak atau menerima konten yang diunggah ke aplikasi itu,”

Yang menarik, Agung menjelaskan menu event kalender yang akan merilis agenda apa yang akan terjadi di Malang. Sehingg jika ada event budaya yang menarik minat wisatawan akan dihadirkan. Hanya saja saat kami melakukan klik masih belum ada agenda apapun.

“Semua masih diperlukan penyempurnaan. Termasuk sms menyapa otomasti, yang jelas tahun ini Malang menargetkan kunjungan wisata asing sebanyak 800 hingga 1,5 juta orang,” tutupnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.