BERBAGI
pojok mural yang ada di kampung sinau
pojok mural yang ada di kampung sinau | Foto instagram @erviana_lilik
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Beberapa tahun belakangan, Malang semakin gencar mempublikasikan kampung-kampung tematik yang dimilikinya. Salah satunya adalah kampung sinau yang berlokasi di Jl. Untung Sudiro RT 4 RW 4, Cemorokandang, Kedungkandang, Kota Malang.

Sesuai dengan namanya, kampung sinau. Sinau, dalam bahasa Indonesia berarti belajar. Ya, kampung yang digagas oleh Muhammad Toha Mansyur Al Badawi ini memang dikhususkan untuk kegiatan pembelajaran. Namun, tidak melulu pembelajaran seperti yang ada di sekolah, tetapi juga ada bahasa dan seni.

Kampung ini dirintis sejak 28 Maret 2015. Lalu pada 9 Mei 2015, kampung sinau diresmikan oleh lurah Cemorokandang dan ketua RW 4 Cemorokandang .

Saat itu, Mansyur yang seorang lulusan SMK Muhammadiyah 1 Malang prihatin akan keadaan di daerahnya tersebut Dimana banyak anak-anak dari jenjang sekolah dasar yang tak dapat meneruskan pendidikan.

Darisana, akhirnya ia memberi solusi salah satunya yaitu dengan cara menyediakan fasilitas belajar di luar jam sekolah. Hal ini ia lakukan untuk dapat mengimbangi proses pembelajaran yang belum mereka dapatkan di sekolah.

Dengan begitu harapannya anak-anak di kampung ini semakin termotivasi untuk lebih mengenal dunia seni dan bahasa. Dalam hal bahasa, di kampung sinau sudah tersedia perpustakaan. Buku-buku yang ada disini didapat dari donasi-donasi untuk kampung sinau.

salah satu momen belajar yang ada di kampung sinau
salah satu momen belajar yang ada di kampung sinau | Foto instagram @kampungsinau

Setiap akhir pekannya, ada relawan pengajar yang datang kesini untuk membagikan ilmunya kepada anak-anak seusia SD maupun SMP. Kebanyakan dari relawan adalah para mahasiswa yang sedang menempuh studi di Malang.

Juga dari komunitas-komunitas yang ada di Malang. Sebab tak jarang jika anggota komunitas itu adalah para mahasiswa itu sendiri.

Dengan beragamya background masing-masing relawan, maka ini akan berimbas dengan semakin beragam pula kegaitan yang ada di kampung sinau. Misalkan di bidang seni, ada seni gambar, lukis, tari, kerajinan membuat topeng, dll yang terselenggara disini.

Paduan seni juga nampak di rumah-rumah warga. Hal ini terlihat dari adanya mural-mural inspiratif yang kini menjadi ikon spot foto menarik di kampung sinau. Salah satunya adalah kalimat ‘BERMIMPILAH BIAR KEREN’ dengan beberapa origami burung dan lukisan anak perempuan disampingnya.

Kampung sinau yang kini sudah berjalan dua tahun ini semakin berbenah diri. Tentunya dengan kemauan masyarakat dan para pemuda yang saling bersinergi membangun pendidikan yang lebih baik.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.