BERBAGI
Anggota komunitas d'Kross ketika mengadakan acara di Malang. (Foto: Malang Voice)
Anggota komunitas d'Kross ketika mengadakan acara di Malang. (Foto: Malang Voice)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Arek-arek Malang tentu sudah tidak asing mendengar nama d’Kross. Banyak yang mengenal d’Kross sebagai salah satu band indie asal Malang yang dibentuk dari perkumpulan atau komunitas kreatif arek-arek Malang.

Sebelum d’Kross dikenal sebagai band indie yang menyanyikan lagu-lagu suporter, dulunya istilah d’Kross digunakan untuk menamai sebuah komunitas di Malang. Berawal dari kebersamaan hobi dan aktivitas, serta rasa persaudaraan, sebuah komunitas tanpa nama lahir di Malang. Seiring berjalannya waktu, beberapa anggota mengusulkan nama yang dirasa cocok untuk menyebut komunitas tersebut. Setelah melalui proses musyawarah antar anggotanya, dicapai kesepakatan untuk menyebut komunitas tanpa nama tersebut dengan istilah “d’Kross”.

Komunitas yang berpusat di Kota Malang itu merupakan wadah bagi orang-orang kreatif. Ada yang tertarik dengan dunia olahraga seperti tinju dan sepak bola, ada pula yang tertarik dengan band. Tak heran jika komunitas tersebut mengalami perkembangan pesat jelang usianya yang ke-11.

Adapun sosok petinju bernama Hero Tito dan Rivo Rengkung yang menjadi jebolan komunitas itu. Tito pernah mengharumkan nama Indonesia dengan meraih gelar juara di ajang tinju Australia. Bahkan baru-baru ini, kedua petinju andalan  Kota Malang tersebut berhasil mengamankan gelar juara dunia versi World Professional Boxing Federation (WPBF) di Timor Leste, pada  November tahun lalu. Kemajuan perkumpulan itu di bidang tinju tak lepas dari sosok di balik layar yaitu pemilik d’Kross BC (d’Kross Boxing Camp), Ade Herawanto.

Tidak hanya di bidang olahraga tinju, komunitas ini juga melahirkan band yang juga bernama d’Kross. Band bergenre musik rock tersebut mampu mencuri hati masyarakat Malang terutama yang mengidolakan Arema FC. Pasalnya, lirik lagu band ini menggambarkan semangat menjadi suporter sepak bola, Aremania.

Band d'Kross merupakan salah satu band indie beraliran rock asal Malang. (Foto: d'Kross Fanspage)
Salah satu band indie beraliran rock asal Malang. (Foto: d’Kross Fanspage)

Band ini dimotori oleh Heru “Ocep” (drummer), Triandri Indra Laksana (bassis), Adhet (keyboard), Ukee (gitaris), Ayit (gitaris), Dio “Bononx” (vokalis), dan Ajeng (vokalis). Adapun beberapa lagu yang populer dari band indie tersebut yaitu Sore Ini, Daboribo, Malang ke Bulan, Bhumi Arema, dan Satu Jiwa. Ini menunjukkan bahwa lagu-lagu suporter dapat dikemas dengan cantik dan elegan, sehingga lebih merdu ketika didengar.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.