BERBAGI
Rendra Kresna menjabat sebagai bupati di Kabupaten Malang selama dua periode. Selain itu, beliau juga mendapat gelar sebagai Presiden Kehormatan Arema. (Foto: Instagram @rendracenter)
Rendra Kresna menjabat sebagai bupati di Kabupaten Malang selama dua periode. Selain itu, beliau juga mendapat gelar sebagai Presiden Kehormatan Arema. (Foto: Instagram @rendracenter)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Tak banyak yang tahu bahwa Bupati Malang, Rendra Kresna berdarah Madura. Pria ini lahir di Pamekasan, 22 Maret 1962.

Rendra Kresna menjabat sebagai bupati di Malang selama dua periode, yaitu periode I (2010-2015) dan periode II (2016-2020). Sebelumnya, Kabupaten malang dipimpin oleh Sujud Pribadi.

Sebelum menjabat sebagai seorang bupati, Rendra mengawali karirnya di dunia politik sebagai anggota partai Golkar sejak tahun 1997. Kala itu dirinya masih menjadi anggota DPRD Kabupaten Malang. Kemudian, jabatannya berganti menjadi wakil bupati Malang (2005-2010). Pada saat yang sama, Rendra juga menjadi Ketua DPD Golkar Kabupaten Malang (2004-2016). Kemudian, pria ini dipercaya untuk menjadi bupati Malang selama dua periode dengan mendapat dukungan dari beberapa partai antara lain PAN, Gerindra, Partai Demokrat, PKB, PPP, PKS, Nasdem, dan Hanura.

Tidak hanya dikenal sebagai bupati, Rendra Kresna juga dikenal di kancah sepak bola tanah air karena menjadi Presiden Kehormatan Arema FC. Namanya kian dikenal publik tatkala terjadi perselisihan antara kubu PSSI dan Liga Super Indonesia (LSI). Selaku presiden kehormatan dari tim berjuluk Singo Edan, Rendra mempertanyakan sejauh mana kinerja PSSI yang berani mengancam bahwa pemain-pemain dari tim yang tergabung di LSI tidak dapat bermain untuk Timnas saat itu.

Rendra Kresna juga menjabat sebagai bendahara di Yayasan Arema. Meskipun sempat mengundurkan diri, namun batal karena  tidak mendapatkan persetujuan untuk mundur sebagai bendahara.

Suami dari Hj. Jajuk Sulisyawati ini pernah menamatkan pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Malang tahun 1989. Tercatat bahwa Rendra adalah salah satu mahasiswa yang rajin ketika kuliah, meskipun selama masa studi dijalaninya sembari bekerja dan berorganisasi.

Rendra Kresna memiliki dua orang anak, laki-laki dan perempuan yaitu Kresna Dewananta Phrosakh dan Kresna Tilottama Phrosakh. Seperti ayahnya, Kresna Dewananta juga menggeluti dunia politik dan menjabat sebagai Ketua DPD Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Sementara itu, putri kedua Rendra Kresna, Kresna Tilottama memilih menekuni beberapa usaha di bidang kuliner, busana muslim, dan guest house.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.