BERBAGI
Tugu Kota Malang pernah digantikan patung manusia walau sementara.
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Ada sebuah foto unik yang tidak banyak diketahui oleh masyarakat Kota Malang saat peralihan tugu Kota Malang yang hancur pada masa agresi militer belanda dan pembangunan ulangnya pada tahun 1953. Karena ternyata di bekas tugu ada patung manusia.

Cerita itu berawal dari kehancuran tugu Kota Malang karena serangan Belanda pada 1947. Sebenarnya tentara Belanda tidak berniat menghancurkan tugu yang dibuat pada tahun 17 Agustus 1946 dan sudah selesai sekitar 95 persen ini. Sebab setelah berhasil masuk ke kota Malang mereka memberi mahkota raja di puncak dan diberi bendera belanda dibawah mahkota. Nampaknya pada saat itu Belanda ingin menghadirkan Ratu Juliana di Malang.

Tetapi akhirnya tugu itu dihancurkan karena Belanda merasa marah atas perjuangan heroik hebat yang dilakukan oleh Arek Malang. Tugu kota Malang yang dianggap sebagai tugu Ratu Juliana tetap dibanggakan sebagai simbol perjuangan arek Malang. Sehingga Belanda akhirnya menghancurkan sebuah ikon yang menjadi landmark kota Malang. Ikon yang dibangun di taman yang dulu dibuat karena ingin menjauhkan masyarakat Belanda dengan masyarakat Malang yang sudah punya taman di alun-alun yang berbentuk kotak.

“Penghancuran tugu pada 23 Desember 1948 menjadi alat yang ampuh untuk mencabuti otot-otot rakyat Malang, karena setelah tugu hancur, sejak saat itulah Belanda berhasil menguasai Malang kembali,” tulis Basundoro.

Saat pasukan Belanda pulang ke negaranya pada tahun 1949 karena tekanan besar dari negara lain, praktis keadaan di sana tinggal puing-puing batu yang berserakan. Sementara di sisi lain Pemerintah Kota Malang masih berupaya bangkit.

Puing-puing di Tugu Kota Malang.
Puing-puing di Tugu Kota Malang.

Setahun dibiarkan kosong tanpa landmark  tugu, maka sekelompok pemuda yang merupakan simpatisan Partai Komunis Indonesia membuat patung yang cukup besar dengan ukuran dua kalinya manusia untuk menggantikan tugu pada 1 Mei. Patung yang berbentuk manusia tersebut tidak dijelaskan meniru sosok siapa.

Yang jelas, pada 1950 PKI dikatakan mulai bangkit dengan menerbitkan medianya yaitu Harian Rakjat dan Bintang Merah. Dengan pimpinan D.N Aidit, mereka dengan cepat meraih banyak simpatisan termasuk di Malang.

Hadirnya patung manusia memantik reaksi di masyarakat Malang. Tidak sampai satu bulan patung itu berdiri, pada 9 Juni 1950 Pemerintah Kota Malang langsung membentuk panitia pembuatan tugu Malang. Selama tiga tahun akhirnya pembuatan tugu itu akhirnya bisa selesai dan bentuknya sudah seperti sekarang.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.