BERBAGI
Odong-odong Koin masih bertahan hingga kini (C) AKAIBARA
Odong-odong Koin masih bertahan hingga kini (C) AKAIBARA
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Anak-anak tahun ’90-an tentu tak asing lagi dengan suasana naik odong-odong koin. Mungkin kini sisa-sisa keseruan tersebut bisa dinikmati kembali ketika mengantar anak-anak Anda ke Game Zone yang ada di mall-mall di Malang.

Odong-odong koin ini merupakan salah satu mainan modern di era ’90-an yang akrab dengan anak-anak. Sama seperti odong-odong keliling, odong-odong koin ini berbentuk karakter tokoh super hero atau kartun. Ada pula yang berbentuk transportasi, seperti pesawat udara, mobil balap, kereta api, bus, hingga kapal laut. Mainan anak-anak ini terbuat dari perpaduan material plastik dan besi yang dicat sesuai dengan karakternya.

Jika odong-odong keliling dijalankan oleh si abang tukang odong-odong dengan mengayuhnya, odong-odong koin bergerak otomatis. Sesuai dengan namanya, setelah dimasuki koin, odong-odong ini akan berputar/bergerak pada sumbu as yang ada di bagian alasnya. Pada saat bergerak itu, odong-odong ini juga menghasilkan suara lagu anak-anak. Durasi pergerakannya sesuai dengan jumlah koin yang dimasukkan.

Dulu, koin yang bisa dimasukkan adalah pecahan 100 rupiah, khusus yang berwarna kuning keemasan. Sekarang, sepengetahuan penulis, dibutuhkan dua koin limaratusan berwarna kuning keemasan untuk menjalankan odong-odong tersebut. Setelah dimasuki koin, odong-odong biasanya akan bergerak kurang lebih tiga menit atau sepanjang satu lagu anak-anak yang diputar secara otomatis.

Odong-odong ini khusus untuk anak-anak balita dari umur satu tahun hingga maksimal lima tahun. Berat badan anak yang akan menaikinya pun harus ideal. Jika terlalu gemuk, kadang ada odong-odong koin yang tak mau bergerak meski sudah dimasuki koin, karena dilengkapi sensor berat badan maksimal. Kadang, ada beberapa tempat yang sengaja memasang papan larangan untuk anak-anak di atas batas wajar yang boleh naik odong-odong tersebut.

Keseruan akan terasa ketika sudah berada di atas odong-odong koin ini. Kadang, ada anak kecil yang turut bergoyang-goyang sambil tertawa. Tak jarang pula ada anak kecil yang awalnya bersemangat, namun ketika odong-odong bergerak justru menangis meronta-ronta minta turun.

Kini, odong-odong koin ini masih bisa dijumpai di Game Zone di mall-mall yang ada di Malang. Sebut saja Matos (Malang Town Square) dan MOG (Mall Olympic Garden) yang masih mempertahankan mainan modern di masa lampau tersebut.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.