BERBAGI
Romantisme bersama pasangan di Coban Jodo, Kabupaten Malang. (Foto: Instagram @mynursanti)
Romantisme bersama pasangan di Coban Jodo, Kabupaten Malang. (Foto: Instagram @mynursanti)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Sekali lagi, ada air terjun yang tersembunyi di kawasan Kabupaten Malang. Air terjun atau coban ini bak surga yang menunggu untuk ditemukan, Coban Jodo namanya.

Coban Jodo merupakan salah satu air terjun yang ada di Dusun Bendolawang Desa Ngadirejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Coban ini terbilang masih baru dan masih cukup asri. Coban Jodo berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger baru dibuka sekitar 8 bulan yang lalu.

Akses menuju air terjun ini dapat melalui jalan Dusun Bendolawang, Desa Ngadirejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Sayangnya, akses jalan masih dalam proses perizinan dan perbaikan.

Rute menuju destinasi wisata tersembunyi ini, jika dari Jalan LA Sucipto Malang atau Stasiun Blimbing Malang Anda harus menempuh perjalanan kurang lebih 14 kilometer ke arah Tumpang. Sesaat setelah memasuki gerbang masuk Kecamatan Tumpang, terdapat pertigaan jalan raya, maka Anda harus belok ke kiri menuju Desa Ngadirejo.

Di sini terdapat papan petunjuk ke beberapa air terjun lainnya, yaitu Coban Jahe dan Coban Siuk. Selain itu, ada juga pangkalan ojek Kenongo yang bisa mengantar pengunjung ke Dusun Bendolawang, Desa Ngadirejo.

Setibanya di simpang Kenongo, perjalanan sampai ujung jalan raya Ngadirejo dapat ditempuh kurang lebih 13 menit untuk jarak sejauh 6,2 kilometer. Anda akan melihat pemandangan kebun singkong yang ada di sepanjang jalan, kebun singkong tersebut merupakan salah satu komoditi andalan Desa Ngadirejo.

Dari ujung jalan aspal Dusun Bendolawang, perjalanan dapat dilanjutkan dengan berjalan kaki atau memakai motor dan mobil offroad menyusuri jalan berbatu sepanjang kurang lebih satu kilometer menuju tempat parkir.

Di beberapa bagian jalan, terdapat cor semen yang cukup membantu para pengendara motor. Perjuangan Anda masih harus berlanjut hingga memasuki jalan setapak yang cukup nyaman dan pemandangan yang indah, terlihat di kejauhan hutan lebat dan jajaran pohon pinus di seberang bukit Desa Benjor. Jalan ini semakin menurun menuju sungai di bawahnya.

Jalur berikutnya juga tak kalah menantang, menyusuri sungai yang tidak terlalu deras. Sepanjang aliran sungai bisa ditemukan beberapa air terjun. Jalur ini berakhir di tujuan akhir yaitu Coban Jodo yang luar biasa menakjubkan.

Mengenai penamaan Coban Jodo, ada beberapa pendapat yang diungkap penduduk setempat. Pertama, disebut Coban Jodo karena terdapat sepasang air terjun yang berdekatan seperti dua insan yang sedang menemukan jodohnya. Lalu yang kedua, Coban Jodo namanya diambil dari cerita turun temurun tentang seseorang yang melarikan diri dari penjajah ke coban tersebut.

Jangan berpikir Anda akan menemukan satu air terjun saja di sini. Rasa letih Anda selama perjalanan akan terbayar dengan beberapa coban lain yang masih satu area. Beberapa coban yang bisa Anda nikmati di tempat ini ada Coban Kricik, Coban Arema, Coban Suko, dan juga Coban Jodo tentunya.

Wisata Coban Jodo ini sangat cocok untuk Anda yang hobi travelling dan menyukai wisata ekstrim serta masih alami. Kami sarankan untuk datang ke lokasi pada waktu musim kemarau, karena akan berbahaya ke lokasi ketika musim hujan.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.