BERBAGI
Mesin Deep-Tech Automatic Fish Floss Frying
Mesin Deep-Tech Automatic Fish Floss Frying | Foto oleh Velarida Esa Sakti
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Alat-alat untuk meningkatkan kualitas produksi UKM masih terus gencar dilakukan. Salah satunya yaitu adanya alat “Deep-TechAutomatic Fish Floss Frying. Singkatnya, merupakan alat penggoreng abon ikan.

Empat mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya menciptakan alat ini dengan melihat kondisi beberapa kelompok usaha. Salah satunya yaitu kelompok usaha Pandawa di desa Bantu Rejo, kecamatan Ngantang, kabupaten Malang. Kelompok usaha Pandawa memiliki bisnis pengolahan abon ikan.

Pemiihan lokasi di desa Bantu Rejo didasarkan pada alasan bahwa desa ini dikenal karena komoditas utamanya adalah perikanan. Hal itu karena desa Bantu Rejo berlokasi tidak jauh dari bendungan Selorejo.

Di kelompok usaha Pandawa tersebut, proses penggorengan yang dilakukan masih belum efektif. Dimana masih menggunakan wajan untuk menggoreng. Waktu yang dibutuhkan pun sekitar satu jam. Juga karena proses menggoreng dengan metode tersebut berpotensi memunculkan zat karsinogenik dan kandungan minyak yang banyak dalam abon.

Zat karsinogenik tersebut muncul karena suhu saat menggoreng tidak dikontrol. Lama kelamaan akan menyebabkan penurunan protein dan terbentuk crust (kerak abon yang pahit). Crust tersebutlah yang bersifat karsinogenik dan menyebabkan kanker, kerusakan jaringan, dll.

Dari masalah-masalah tersebut, akhirnya tim yang diketuai oleh Diah Nuri N. (TEP 2013) ini menciptakan Deep-Tech. Keunggulan dari mesin ini yaitu memiliki kapasitas 90 liter, menggunakan teknologi deep fat frying, dilengkapi automatic IC (on-off), automatic mixer, dan automatic timer.

Teknologi deep fat frying merupakan teknologi penggorengan dengan tingkat kematangan merata. Tentunya proses ini mempercepat waktu penggorengan dan menghasilkan produk yang lebih steril. Automatic IC (on-off) berfungsi untuk mengontrol penggunaan bahan bakar. Dimana  IC ini akan mengatur solenoida pada tabung gas. Sedangkan automatic mixer dan timer digunakan untuk mencacah ikan dengan waktu yang tepat. Sehingga, degradasi nutrisi abon dapat diminimalisir.

Diah Nuri bersama anggotanya, M. Ilham Trilaksana (TEP 2013), Vellarida Esa S (THP 2013) dan M. Fahrizqy S (TEP 2014)  membuat mesin dengan mengombinasikan akrilik dan stainless supaya tahan pecah, ringan, bersifat konduktor yang baik.

Meskipun Deep-Tech dibuat untuk menggoreng abon, namun juga dapat digunakan untuk menggoreng bahan makanan lain.

 

Sumber : prasetya ub, kompasiana

 

 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.