BERBAGI
Chef Rahman Pananto dan sushi buatannya
Chef Rahman Pananto dan sushi buatannya | Foto voaindonesia.com
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Rahman Pananto adalah seorang asal kecamatan Bantur, kabupaten Malang yang kini menjabat sebagai kepala chef. Tak tanggung, restoran tempatnya bekerja ada di Amerika Serikat.

Di kota Fairfax, Virginia, Amerika Serikat inilah ia menghabiskan waktu sebagai kepala chef sushi. Selama 12 tahun ia tinggal disana, akhirnya ia mendapatkan posisi impian ini.

Alumni Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang ini harus memulai karir dari bawah untuk bisa menjadi seperti sekarang.

Awalnya, ia bekerja di restoran sebagai pencuci piring, lalu berpindah bekerja di kedai sushi di salah satu  supermarket. Disana, ia mengikuti pelatihan sushi. Pengetahuan dasar sushi, memasak nasi khusus untuk sushi, menggunakan pisau dengan benar, memotong timun dan bahan pelengkap sushi adalah beberapa materi yang diajarkan dalam pelatihan tersebut.

Sewaktu kecil, ia selalu membantu orang tua berjualan ikan. Sehingga ia sudah tak canggung lagi untuk mengotak–atik ikan. Apalagi di tiga bulan pertama ia memiliki rutinitas mencuci dan memotong ikan.

Pekerjaan di kedai ia jalani hingga 7 tahun sebelum akhirnya ia diangkat sebagai supervisor.

Baru setelah itu, ia berpindah kerja lagi menjadi chef sushi di beberapa restoran lain. Total ada lima kedai sushi dan enam restoran di Virginia, Washington DC, dan Maryland yang menjadi saksi sejarah perjalanan karirnya.

Ia juga memperlihatkan eksistensinya dengan mengikuti sebuah kontes di kota Baltimore, Amerika Serikat. Kontes tersebut merupakan ajang untuk menguji kecepatan seorang chef dalam membuat sushi. Di kesempatan itu, Rahman muncul sebagai pemenang dan mendapat sebuah laptop kecil.

Pada tahun 2014, pria kelahiran 1981 ini dipercaya untuk memegang posisi kepala chef sushi di restoran Samurai, Virginia, Amerika Serikat.

Tantangan yang ia hadapi pun berbeda pula. Sebagai seorang kepala chef sushi, ia harus bisa mengenali tekstur dan berbagai jenis ikan khusus untuk sushi.

Tugasnya ini sedikit terbantu dengan adanya vendor yang memberi sertifikat garansi aman untuk ikan yang dijual. Ikan disana dibedakan menjadi dua macam, yaitu ikan biasa tapi harus matang jika dimakan dan ikan mentah tapi aman untuk dimakan. Ini untuk mengantisipasi jika ada tuntutan yang dituduhkan pada makanannya.

Selain mengontrol bahan baku untuk pembuatan sushi, ia juga terampil menghias sushi dalam piring sebelum disajikan kepada pengunjung restoran.

Menjadi seorang chef sushi di Amerika merupakan salah satu pekerjaan dengan gaji yang menggiurkan oleh orang Indonesia. Dalam satu minggu saja, pendapatannya mencapai Rp 34juta. Sedangkan untuk kepala chef sushi sekitar Rp 50juta.

Sabar dan tidak cepat putus asa adalah kunci yang selalu dipegang Rahman hingga akhirnya ia sukses seperti sekarang ini.

 

Sumber : VOA Indonesia, liputan6

 

 

 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.