BERBAGI
Payung-payung cantik di Hutan Malabar banyak digunakan untuk foto. | Instagram: xx18.16
Payung-payung cantik di Hutan Malabar banyak digunakan untuk foto. | Instagram: xx18.16
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Ada sebuah pemandangan yang berbeda jika Anda masuk ke Hutan Malabar yang terletak di Oro-oro Dowo Kota Malang. Perbedaan itu adalah keberadaan payung warna-warni dan adanya lampion yang ada di tengah hutan.

Keindahan baru Hutan Malabar itu diciptakan oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang, lima mahasiswa yang tersebut tergabung pada PKM (Program Kreatifitas Mahasiswa) bidang penelitian yaitu Mohammad Arifin Murian, Nurna Hidayati Ningsih, Rachma Pratama Supriyadi, Nurwahyudi dan Sahara Fristy Mirandani.

Dalam memperindah hutan Malabar, tim tersebut memakai tema ‘Terapi Self Portrait Penerapan Sistem Ekowisata Pada Kawasan Hutan Kota Malabar Malang Sebagai Daya Tarik Wisatawan’. Dari tema itu digunakan untuk membranding kawasan Hutan Malabar agar lebih menarik lagi.

“Kami sudah izin kepada Bakasebangpol dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang,” terang Arifin.

Keberadaan payung dinilai akan membuat pengunjung senang, karena mereka bisa memanfaatkannya untuk berswafoto. Kemudian dari penelitian itu ada analisa wajah pengunjung yang datang.

Salah satu pengunjung yang melakukan swafoto di Hutan Malabar. | Instagram: indera_prasty
Salah satu pengunjung yang melakukan swafoto di Hutan Malabar. | Instagram: indera_prasty

“Semoga penambahan aksesoris ini membuat hutan kota menjadi makin berwarna,” terangnya.

Tidak hanya aksesoris yang ditambahkan lima mahasiswa tersebut. Lebih lanjut, Arifin menambahkan, timnya juga memberikan edukasi kepada para pengunjung tentang fungsi hutan sebagai paru-paru dunia, habitat burung dan juga sebagai sarana edukasi tentang penghijauan. Menurut mahasiswa program studi Kehutanan itu, masyarakat secara umum masih belum banyak yang memahami fungsi hutan.

“Setelah kami lakukan survey, ternyata sebagian orang masih belum mengetahui tentang pentingnya hutan ditengah kota ini. Maka kami rasa perlu adanya edukasi pada masyarakat,” ungkap Arifin.

Terlebih lagi, Hutan Kota Malabar juga dapat dimanfaatkan masyarakat hanya untuk sekedar beristirahat, bercengkrama bahkan dimanfaatkan untuk olahraga. Bagi Arifin dan timnya, semua fasilitas yang dibuat merupakan bentuk nyata mahasiswa sebagai agen perubahan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat keberadaannya.

“Hasil penelitian ini merupkan salah satu sumbangsih nyata kami kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga dan memelihara hutan di tengah kota,” pungkasnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.