BERBAGI
Tradisi Nikah Mayit ternyata masih ada di Malang (C) GLEYSER
Tradisi Nikah Mayit ternyata masih ada di Malang (C) GLEYSER
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Setiap kelompok masyarakat selalu memiliki kekhasan budaya dan adat masing-masing. Sebagaimana dengan sebagian kelompok masyarakat di Malang yang masih melakukan tradisi nikah mayit.

Salah satu daerah di Malang yang masih memegang adat nikah mayit ini adalah masyarakat Desa Clumprit, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Mayoritas penduduknya bermatapencaharian sebagai petani. Tak hanya itu, mereka dikenal sebagai kelompok masyarakat Pendalungan, yaitu masyarakat suku Jawa dan suku Madura. Meskipun agama Islam menjadi agama mayoritas di daerah tersebut, namun adat kejawen juga masih cukup kental, salah satunya dengan dilakukannya nikah mayit.

Tradisi nikah mayit atau istilah lainnya wali mayit adalah sebuah tradisi di mana sepasang kekasih yang berencana akan menikah dalam waktu dekat, harus mengubah jadwal secara mendadak dan melakukan upacara pernikahan di depan jenazah. Hal ini dilakukan ketika orang tua dari salah satu pihak mempelai tiba-tiba meninggal dunia.

Upacara pernikahan biasanya dilakukan tanpa persiapan apapun kecuali mendatangkan saksi, penghulu, dan keluarga dekat. Sebelumnya, jenazah orang tua dari mempelai dimandikan dan diletakkan dalam keranda. Barulah upacara pernikahan (akad nikah) dilakukan dengan sederhana dan berbalut nuansa duka.

Mengapa nikah mayit dilakukan? Ada mitos yang berkembang di masyarakat Malang. Menurut tradisi turun temurun, jika pernikahan tidak dilakukan saat itu juga, maka sepasang calon pengantin tidak boleh melakukan pernikahan dalam waktu dekat. Ada yang menyebutkan harus menunggu satu tahun setelah kematian orang tua, ada pula yang menyebutkan usai acara 1000 harinya. Jika hal tersebut dilanggar, maka akan terjadi hal yang tidak diinginkan dalam pernikahan tersebut.

Selain menghindari kemungkinan bahwa sepasang calon pengantin harus menunda lebih lama pernikahan yang mereka rencanakan sebelumnya, nikah mayit dilakukan dengan maksud untuk mendapat restu dari jenazah yang bersangkutan.

Terlepas dari pro kontra yang ada mengenai tradisi ini, akan lebih bijak jika kita sebagai pihak luar yang tidak ikut menjadi bagian dari tradisi tersebut menghargai adat orang lain. Setiap kelompok masyarakat tentu memiliki parameter tentang baik-buruk, boleh-tidak boleh, pantas-tidak pantas nya sendiri. Artinya, baik buruknya sebuah tradisi, tidak bisa dinilai dari sudut pandang pihak luar yang tentu memiliki budaya berbeda.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.