BERBAGI
Rakai Langit Beserta Tim dan Pembimbing
Rakai Langit Beserta Tim dan Pembimbing | Foto oleh Teguh Dewangga
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Membaca kini berangsur menjadi hobi yang krusial. Bagaimana tidak, kebiasaan membaca mulai tergeser dengan kebiasaan menonton. Melihat hal itu, lima mahasiswa dari Universitas Negeri Malang menciptakan solusinya. Solusi tersebut berupa Rakai Langit.

Rakai Langit merupakan buku kumpulan cerpen yang ditulis oleh Teguh Dewangga, mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif 2013 Universitas Negeri Malang. Yang berbeda dari Rakai Langit ini adalah sajiannya yang tak hanya dapat dinikmati dalam kertas, tapi juga secara digital. Didesain dengan teknologi Augmented Reality (AR) , membuatnya semakin menarik dengan ilustrasi gambar berwarna serta bersuara.

Penggunaan AR disini mengimbangi perkembangan zaman anak sekarang, dimana gadget sudah terlampau melekat dalam diri mereka. Dengan begitu, upaya meningkatkan minat baca semakin mudah.

“Tujuannya kan meningkatkan minat baca, berhubung hampir semua siswa punya gadget, akhirnya kita pikir gimana caranya bisa kolaborasi gadget dan buku, pakai program tersebut (AR) deh”, ujar Teguh menegaskan.

Rakai yang berarti bulan purnama (Sansekerta) ini cocok menjadi bacaan untuk kalangan siswa SMA keatas.

“Dari segi bahasa untuk siswa SMA ke atas, itu kumpulan tulisan saya yang dimuat di media cetak, juara tingkat kampus sampai nasional, jadi bahasanya nggak ringan”, tutur Teguh.

Selain menstimulasi pembaca dengan kalimat yang sarat akan sastra, Teguh dkk. juga mengangkat kearifan lokal, seperti gotong royong, toleransi, dll. Ditambah lagi dengan penggunaan AR yang memukau.

“AR lebih menarik secara visual dan suara, harus digeser ke marker-nya, marker-nya itu cover, sama 20 ilustrasi yang ada di buku, jadi ilustrasi selain visualisasi teks juga marker-nya AR”, jelasnya.

Contoh Ilustrasi Augmented Reality Cover Buku Rakai Langit
Contoh Ilustrasi Augmented Reality Cover Buku Rakai Langit | Foto oleh Teguh Dewangga

Inovasi ini pun telah di-review oleh Prof. Dr. Imam Suyitno, guru besar Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang dan Andreas Syah Pahlevi selaku ketua Asosiasi Desain Grafis Indonesia chapter Malang. Dari review kedua ahli tersebut, diambil kesimpulan bahwa program dan ilustrasi tersebut dapat menjadi stimulus untuk meningkatkan minat baca seseorang.

Untuk dapat menikmati buku berbasis AR karya Teguh Dewangga, Aji Setiawan (Desain Komunikasi Visual 2013), Monica Widyaswari (Pendidikan Luar Sekolah 2013), Alfina Musfira (Pendidikan Akutansi 2013), dan Ekki Septian Putra (Pendidikan Akutansi 2015) pun cukup mudah. Hanya dengan membuka lalu memesan melalui akun instagram @rakai.langit. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau, yaitu seharga Rp65.000.

Ada sedikit bocoran yang diberikan oleh tim yang dibimbing oleh Dr. Hj. Widiyanti, M.Pd., dosen Teknik Mesin Universitas Negeri Malang ini. Bocoran tersebut yaitu mengenai tokoh dan cerita di dalamnya.

“Di cerpen Rakai Langit, ada Rakai Langit, Mamak, Gadis Kepiting, orang-orang tambang. Salah satu cerita di Rakai Langit yaitu tentang orang-orang yang membuat lubang ilegal di tengah hutan untuk menimbun bensin yang dibawa dari kota. Namun dibalut dengan mistis.”, imbuh mahasiswa yang telah menelurkan beberapa buku ini.

Untuk memberi daya tarik lain, tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan ini juga menyediakan merchandise cantik, seperti stiker dan pembatas buku akrilik yang menawan. Tentunya, merchandise ini dijual terpisah.

Jika tak memiliki gadget yang mendukung untuk mengistall aplikasi AR-nya tak perlu khawatir, calon pembaca dapat menikmati sajian bukunya terlebih dahulu sembari menunggu adanya gadget yang mendukung program tersebut.

Untuk lebih meningkatkan minat baca, Rakai Langit dapat menjadi alternatif bahan bacaan di salah satu program pemerintah yaitu 15 menit membaca buku non pelajaran sebelum kelas dimulai.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.