BERBAGI
Tim Pokari bersama pengelola Puskesmas dalams sebuah kesempatan (C) PRASETYA
Tim Pokari bersama pengelola Puskesmas dalams sebuah kesempatan (C) PRASETYA
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Jika Anda salah satu dari penderita diabetes mellitus, cobalah program Pokari. Program ini merupakan upaya penataan diet yang dibuat oleh empat mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB).

Empat Mahasiswa FK UB yaitu Sindy Olivia Roemahlaiselan, Siti Fatmawati, Nanda Vier Yursyidah dan Ryka Widyaningtyas menggagas ide yang dinamakan Pos Konseling Kebutuhan Kalori Diabetes Mellitus atau Pokari.

Pokari adalah program yang dirancang sebagai upaya penataan diet menu sehari-hari untuk individu dengan diabetes mellitus. Konseling kalori itu sendiri merupakan proses penyampaian informasi terkait kebutuhan kalori masing-masing individu agar pola makan yang dikonsumsi sesuai dengan kebutuhannya.

Berdasarkan informasi yang kami himpun dari ub.ac.id, dengan adanya program ini, maka tim ikut serta dalam membantu dan meningkatkan mutu program pemerintah yang tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 39 Tahun 2016 tentang Program Indonesia Sehat Dengan Pendekatan Keluarga. Fokus program ini terhadap program pemerintah adalah upaya pengendalian penyakit tidak menular (PTM), Diabetes Melitus.

Program ini dilaksanakan selama kurang lebih tiga bulan dari Maret hingga Mei tahun 2017 di Posyandu Taman Harapan Dusun Semanding. Dusun Semanding dipilih menjadi lokasi karena berdasarkan survey yang telah dilakukan oleh Puskesmas menunjukkan bahwa jumlah penderita DM di Dusun Semanding cukup banyak. Salah satu kebiasaan warga Semanding adalah mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat dan lemak dengan proporsi berlebih dibanding sumber gizi lainnya.

Pokari dilaksanakan setiap satu minggu sekali dengan frekuensi total enam kali kunjungan selama kegiatan ini berlangsung dan akan dilaksanakan monitoring tiap bulannya. Tiga kali pertemuan diawal difokuskan untuk screening dengan metode purposive atau snow-bolling dimana warga datang ke Posyandu untuk pemeriksaan gula darah dan penyuluhan DM. Pada pertemuan selanjutnya warga yang telah terdeteksi pre-DM atau DM diundang untuk mengikuti konseling kalori. Dalam pelaksanaan konseling kalori, warga yang datang dibentuk peer group agar terjadi diskusi interaktif dan sharing pengalaman tentang pola konsumsinya.

Selama pelaksanaan, tim bekerja sama dengan kader Posyandu Taman Harapan Dusun Semanding. Hasilnya, setelah dilakukan Pokari warga Semanding menjadi lebih paham tentang DM dan kebutuhan kalorinya. Hasil pemeriksaan lebih lanjut juga menunjukkan adanya penurunan kadar gula darah jika dibanding dengan pemeriksaan awal.

Pemahaman mengenai kebutuhan kalori diharapkan warga akan menjadi patuh terhadap menu makanan sehingga pola konsumsi sehari-hari akan sesuai dengan yang dianjurkan. Dengan demikian, gula darah dapat terjaga dalam rentang normal.

Penerapan Pokari mendapat respon yang positif. Oleh karena itu, Pokari akan terus dilakukan dengan melibatkan kader Posyandu sebagai cara monitoring warga secara langsung dibantu oleh petugas kesehatan desa yang akan memantau perkembangan warga dari hasil monitoring kader. Penerapan kesinambungan antara program Pokari dan program pemerintah, dibuat dalam suatu model.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.