BERBAGI
Ketegangan wajah peserta saat melakukakn river tubing di Ledok Amprong
Ketegangan wajah peserta saat melakukakn river tubing di Ledok Amprong | Foto Instagram @mariaezra1422
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Mau coba wahana wisata air yang alam namun sangat ekstrim? Nah, pembaca dapat mencoba river tubing di Ledok Amprong. Ledok Amprong berlokasi di desa Gubuk Klakah kecamatan Poncokusumo kabupaten Malang.

Menurut beberapa pengunjung yang pernah melakukan tubing di goa pindul Yogyakarta, river tubing di Ledok Amprong lebih ekstrim. Dimana hulu aliran sungai Amprong ini memiliki kecepatan 10-30 km/jam.

Hampir di setiap sisi hulu sungai ini nampak batu-batu yang menonjol. Meskipun begitu, para pengunjung tak perlu khawatir berlebihan mengenainya. Sebab, sudah ada pemandu yang akan menemani setiap peserta. Satu pemandu berada di depan dan satu pemandu lagi di belakang peserta.

Selain itu, ban yang digunakan juga sudah dimodif dengan tali-tali di bagian tengahnya. Walaupun sudah ada dudukan yang menyokong pengunjung, patut diwaspadai jika tubuh akan tetap terantuk oleh batu.

River tubing biasanya dilakukan secara berkelompok, sekitar 4 orang atau lebih. Sehingga, permainan ini cocok untuk menjadi ajang pengakraban teman maupun rekan kerja. Di akhir tubing, pengunjung juga dapat berfoto dengan membentuk formasi-formasi tertentu, misalnya bintang. Tentunya, pemandu akan membantu mengarahkannya.

Dinginnya air yang memiliki kedalaman  sekitar sepinggang orang dewasa membuat anda wajib membawa baju ganti. Hal ini untuk mengurangi resiko masuk angin setelah bermain river tubing.

peserta river tubing Ledok Amprong di-briefing pemandu
peserta river tubing Ledok Amprong di-briefing pemandu | Foto Instagram @mariaezra1422

Wahana wisata river tubing ini awalnya dibentuk karena dulunya banyak anak-anak sekitar yang yang menyusuri hulu sungai ini menggunakan pelepah pisang.

Pengunjung yang datang kemari, mendapat tiga pilihan trip tubing. Pilihannya adalah :
Trip 1. Jarak yang ditempuh ± 3 km dengan waktu tempuh sekitar 2 jam. Biayanya sebesar Rp 140.000 dengan fasilitas gratis satu kali makan dan kopi.

Trip 2. Termasuk trip menengah dengan jarak tempuh ± 1,2 km. Durasinya mencapai sekitar 50 menit. Kocek yang harus dibayar sebesar Rp 80.000 dengan fasilitas gratis kopi.

Trip 3 adalah trip yang paling cocok untuk pemula. Jarak tempuhnya hanya 700 meter dengan waktu sekitar 20 menit. Biayanya sebesar Rp50.000.

Setelah proses pendaftaran selesai peserta dapat mengenakan pelampung, helm, dan perlengkapan lain. Selain itu, juga akan mendapat briefing materi seperti posisi duduk di atas ban, cara mengendalikan ban, dll.

Tak perlu khawatir meski bermain seharian. Sebab disana sudah tersedia fasilitas musholla, warung, dan kamar mandi. Alangkah baiknya jika tak berkunjung pada saat hujan karena kemungkinan arus semakin deras dan membahayakan.

Untuk dapat menjangkau wisata ini, masyarakat dapat mengambil arah ke pasar Tumpang. Lalu, berlanjut ke desa Gubuk Klakah. Untuk meneruskan perjalanan ke Ledok Amprong, dapat ditempuh menggunakan jeep atau jalan kaki sekitar 2 km. Kondisi jalan yang dilalui masih berupa makadam. Namun sebelum itu, ada baiknya jika melakukan reservasi terlebih dahulu supaya dapat disiapkan oleh pengurus setempat.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.