BERBAGI
Roti tawar dan roti sisir ada di Bima Bakery yang namanya melegenda di Malang (C) POKOKMUSTTRY
Roti tawar dan roti sisir ada di Bima Bakery yang namanya melegenda di Malang (C) POKOKMUSTTRY
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Para penggemar roti di Malang tentu tak bisa lupa begitu saja jika mendengar nama Bima Bakery. Merek roti yang ada sejak tahun 1960-an ini memang cukup punya nama di antara penggemar roti di kota ini, hingga saat ini.

Bima merupakan salah satu tokoh pewayangan dalam kisah Mahabarata yang memiliki karakter tegas dan kuat. Hal tersebut yang menginspirasi Lauw, sang pemilik Bima Bakery. Lauw memberi nama usaha rotinya dengan nama Bima dengan harapan tinggi agar kuat bertahan selama mungkin.

Usaha rotinya ini berawal dari kegemaran Lauw membuat roti dan kue untuk anak-anaknya. Lauw mengaku tidak membiasakan anak-anaknya untuk jajan, sehingga konsekuensinya ia harus membuat bermacam camilan untuk mereka.

Dikisahkannya, suatu saat ada teman yang menyarankan untuk menjual roti dan kue yang dibuatnya. Iseng-iseng, Lauw pun mencoba untuk memproduksi roti dan kue untuk dijualnya ke pasar. Awalnya, ibu rumah tangga itu dibantu beberapa karyawan untuk produksinya. Roti dan kue yang dibuatnya itu masih belum punya merek dan proses produksinya pun masih manual tanpa mesin.

Setelah yakin dan lebih percaya diri, Lauw meningkatkan produksi roti dan kuenya dan menitipkannya di toko-toko. Ia senang, karena respon masyarakat cukup positif untuk hasil produksinya. Menariknya, Lauw tetap mempertahankan resep lawas itu hingga kini untuk membuat roti dan kue di Bima Bakery. Meski sudah memakai mesin, namun ia masih tetap melakukan kontrol di ruang produksi.

Bima Bakery memang layak disebut salah satu pioner bakery di Malang. Tercatat, Lauw mulai memperkenalkan produknya sejak tahun 1966. Di tahun 1970-an, saat telah menyandang nama tersebut, untuk pemasaran roti dan kue Lauw memanfaatkan tenaga tukang yang membawa sepeda yang dilengkapi dengan gerobak untuk menyimpan roti.

Dituturkannya, saat itu belum banyak bakery di Malang, terlebih yang berinisiatif menjajakannya menggunakan sepeda keliling. Cara tersebut dinilainya cukup efektif untuk memperkenalkan produk Bima Bakery, sekaligus mempermudah konsumen untuk memenuhi roti dan kue yang diinginkan.

Namun, saat ini Bima Bakery sepertinya sudah tak lagi menjajakan produknya dengan berkeliling menggunakan sepeda. Bahkan, kini usaha roti Lauw memiliki tiga toko yang ada di Jalan Mayjend Pandjaitan No. 37 dan 75, Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, dan di Jalan Jenderal Basuki Rahmat (Kayutangan), Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Selain roti tawar, roti sisir dan roti isi, Bima Bakery juga menyediakan aneka varian kue dan jajanan pasar, seperti lumpia goreng, lemper, bikang, klepon, dan lain-lain. Selain itu, Lauw juga menerima pesanan kue tart dan cup cakes. Aneka kue itu ditata dalam nampan anyam dan Anda dibebaskan mengambil sendiri apa yang ingin dibeli, kemudian dibawa ke kasir untuk ditotal.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.