BERBAGI
Duduk santai di Jalan Dieng | Foto: hariesdesign.com
Duduk santai di Jalan Dieng | Foto: hariesdesign.com
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Luar biasa Kota Malang, pada peringatan Hari Anak Nasional 2017 yang digelar di ballroom SwissBell In SKa, Pekanbaru. Kota yang dipimpin H. Muhammad Anton ini menerima dua penghargaan sekaligus.

Penghargaan pertama adalah kategori Kota Layak Anak (KLA), sedangkan kategori kedua adalah Kota dengan cakupan pelayanan Akta terbaik. Penghargaan itu untuk KLA adalah kali kedua setelah pada tahun 2015 Malang juga mendapatkan hal serupa.

Dikutip dari laman kegiatan, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Yohana Yambise menyatakan jika parameter sebuah kota dikategorikan layak anak adalah sangat sederhana, yaitu anak-anak di kota itu sangat bangga menyebut, “Saya anak Indonesia, saya gembira,”

Menurut Menteri, tim kemudian melakukan verifikasi, juga melakukan konfirmasi dan identifikasi kepada anak anak langsung terkait penilaiannya terhadap kota/kabupatennya. Hasilnya dari ratusan kota di Indonesia, terpilih 126 Kabupaten/Kota peraih penghargaan KLA dan ada 60 kota/kabupaten peraih penghargaan cakupan pelayanan akta kelahiran.

Malang mendapatkan dua penghargaan.
Malang mendapatkan dua penghargaan.

Diwakili oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (DP3A dan P2KB) Kota Malang, Peni Indriyani. Dikatakan jika penghargaan ini diberikan berdasarkan atas aspek kelembagaan yang memberikan ruang bagi terwujudnya perlindungan dan tumbuh kembang yang baik sesuai dengan hak-hak anak.

Hal itu dibuktikan dengan adanya Peraturan Daerah (Perda) tentang Kota Layak Anak dan Lembaga Perlindungan Anak (LPA).

“Malang memiliki banyak sekali ruang terbuka hijau yang ramah bagi anak serta cekupan untuk membuat akta kelahiran juga tergolong bagus pelayanannya,” tegasnya.

Walikota Malang HM Anton menyambut penghargaan positif itu, menurutnya hal itu menjadi bukti keberhasilan Kota Malang memberikan pelayanan bagi anak-anak.

Pemkot Malang mengaku tidak akan berhenti sampai di sini karena penghargaan ini bakal terus memotivasi untuk meningkatkan program lain.

“Pemkot juga punya kewajiban untuk membangun generasi emas yang ada di Malang, salah satunya adalah kebijakan mengajak solat berjamaah tepat waktu dan gerakan mematikan tv saat jam magrib,” tegasnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.