BERBAGI
Sudah pernah ke Coban Brues? (C) KAYUHANKU
Sudah pernah ke Coban Brues? (C) KAYUHANKU
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Kecamatan Dau, Kabupaten Malang menyimpan banyak objek wisata alam yang butuh waktu cukup lama untuk dijelajahi satu-persatu. Salah satu yang jarang orang tahu adalah Coban Brues, air terjun mempesona yang terletak tak jauh dari Wana Wisata Bedengan.

Coban Brues ini terletak di Dukuh Selokerto, Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Jaraknya kurang lebih 26 kilometer di sebelah barat pusat Kota Malang. Dari pos Wana Wisata Bedengan Selorejo jaraknya hanya sekitar satu kilometer saja. Dari area parkir Wana Wisata Bedengan, Anda harus berjalan menyusuri sebuah tanjakan ke arah barat menuju bukit, lalu bertemu dengan aliran sungai yang harus disusuri untuk sampai di lokasi Coban Brues di rerimbunan hutan belantara. Banyak tumbuhan bambu air disepanjang aliran sungai yang akan Anda lewati tersebut. Anda juga akan ditemani beberapa tanaman bunga berwarna warni di sekitar sungai.

Untuk mencapai lokasi coban, Anda butuh kesabaran ekstra, semangat yang kuat, mental baja, kondisi fisik yang prima, dan bekal makanan yang cukup. Ketika sampai ke lokasi Coban Brues, sepasang mata Anda akan melihat sebuah air terjun yang dijamin bakal mengundang ketakjuban. Air terjunnya terdiri dari dua tingkat dengan aliran air yang jernih dan tentu saja segar. Percikan air yang jatuh dari atas tebing pun menciptakan kesejukan tersendiri, di samping sejuknya rimba belantara yang nyaris belum tersentuh oleh tangan-tangan manusia tersebut.

Aliran sungai yang tercipta dari aliran air terjun tersebut pun tak kalah segarnya. Bermain air di sini menjadi pilihan yang tepat selain memasang hammock di antara dua pohon untuk sekadar bersantai menatap sinar mentari yang masuk melalui celah rimbunnya pepohonan. Selain itu, hal yang wajib dilakukan tentu mengabadikan momen-momen di Coban Brues ini menggunakan kamera, entah itu swa-foto atau berfoto bersama.

Harus diakui, air terjun ini sangat jarang diketahui, sehingga tak heran sepi pengunjung. Mereka yang datang berkunjung pun bisa dihitung dengan jari. Terlebih, coban satu ini belum dikelola oleh pihak pemerintah maupun warga desa setempat. Jangan heran juga jika tak ada fasilitas seperti kamar mandi, warung yang menjual makanan dan minuman, atau fasilitas lainnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.