BERBAGI
Pemain Arema, Jefri Kurniawan bersama salah satu pejuang cilik binaan komunitas Sahabat Anak Kanker Malang (C) DANI WEAREMANIA
Pemain Arema, Jefri Kurniawan bersama salah satu pejuang cilik binaan komunitas Sahabat Anak Kanker Malang (C) DANI WEAREMANIA
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Laga Arema FC vs Persela Lamongan di pekan ke-14 Liga 1 2018, Sabtu (7/7/2018) sore lalu terasa sangat spesial. Sebab, di antara gemuruh 17 ribuan Aremania yang memenuhi Stadion Kanjuruhan Malang, terdapat enam pejuang cilik pengidap kanker yang mimpinya untuk menonton Arema secara langsung di stadion menjadi kenyataan berkat Sahabat Anak Kanker Malang yang menggandeng pihak klub.

Keenam pejuang cilik yang beruntung tersebut adalah Nafis, Chico, Hazman, Rafif, Radit dan Ali yang ditempatkan di kursi tribun VIP. Mereka yang usianya antara tiga sampai sembilah tahun ini masing-masing ditemani oleh dua orang anggota keluarganya. Sebelum kick-off pertandingan dimulai, mereka berkesempatan untuk bersalaman dengan seluruh anggota tim Arema, sekaligus berfoto bersama di tepi lapangan.

Menggandeng Arema, pihak Sahabat Anak Kanker Malang menggelar kegiatan nonton bareng bertajuk “Jagoan Goes to Kanjuruhan” ini bertujuan untuk memberikan pengalaman pada para pejuang cilik pengidap kanker tersebut menonton langsung pertandingan Arema di tribun stadion, seperti suporter lain pada umumnya. Kegiatan semacam ini merupakan bagian dari program terapi bermain untuk anak-anak pengidap kanker yang menjadi konsern Sahabat Anak Kanker Malang.

Nur Very Heni Susanto selaku Ketua Sahabat Anak Kanker Malang mengungkapkan bahwa tak mudah untuk membawa keenam anak ini ke tribun stadion. Selain karena harus atas izin dokter, keenam anak itu harus melewati tes kondisi fisik yang paling fit untuk berada di luar ruangan selama lebih dari dua kali 45 menit laga berjalan.

“Makanya kami membawa serta satu ambulans lengkap dengan peralatan terkait di dalamnya, dan beberapa tenaga medis untuk mendampingi adik-adik ini, prosedurnya memang rumit, termasuk izin dokter dan lain-lain, karena mereka ini bukan anak biasa, tapi hal ini tidak menghalangi keinginan kami untuk mewujudkan salah satu keinginan mereka,” imbuh Very.

Harapannya, ke depan kegiatan semacam ini dapat terus dijalankan, agar seluruh pejuang kanker yang berada di bawah pengawasan Sahabat Anak Kanker Malang mendapatkan giliran. Manajemen Arema pun merespon dengan memberikan lampu hijau akan keberlangsungkan kerjasama sosial seperti ini. Hanya saja, Very menegaskan pihaknya masih ingin mengevaluasi hasil dari kegiatan nonton bareng edisi pertama tersebut.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.