BERBAGI
Bagian depan Pujasera Tulip. (Foto: Riska Suci Rahmawati)
Bagian depan Pujasera Tulip. (Foto: Riska Suci Rahmawati)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Jika Anda pernah berkunjung ke Alun-alun Kota Malang atau ke Malang Plaza dan sekitarnya, mungkin Anda pernah melihat sebuah pujasera yang berada di pojok dekat pos polisi. Pujasera yang didominasi warna hijau pada bangunannya ini disebut dengan Pujasera Tulip. Keunikannya dibanding dengan pujasera lain adalah nuansa tempo doeloe saat kita masuk ke dalamnya.

Lokasi pujasera ini terletak di Jalan Agus Salim No. 18, Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Tepatnya di pojok dekat pertokoan, tepat berada di belakang sebuah pos polisi. Pujasera ini lebih mudah ditemukan karena di depannya terpampang sebuah banner yang cukup besar bertuliskan “Pujasera Tulip”.

Tidak diketahui pasti kapan tepatnya bangunan ini didirikan. Namun, apabila dilihat dari model bangunannya sepertinya pujasera ini merupakan bangunan kuno. Saat pengunjung memasuki pujasera yang luasnya kira-kira 15×10 meter ini, akan ada beberapa stan makanan yang menjual beragam menu. Selain itu, di dalam ruangan juga terdapat beberapa meja dan tempat duduk yang terbuat dari besi yang dicat hijau dan menempel pada tekel atau lantai. Pada bagian langit-langit ada dua kipas angin yang berbentuk baling-baling dengan debu menempel. Sekilas, langit-langitnya seperti sudah rapuh dan mengelupas.

Beberapa stan makanan yang ada di pujasera ini antara lain Warung Masakan Padang, Warung Soto Lamongan, lontong sayur, bakso, dan lalapan. Selain itu, ada juga satu stand yang berjualan minuman, mulai dari air mineral, kopi, aneka minuman dingin, hingga es buah dan es campur.

Suasana tempo doeloe dari bangunan ini cukup terasa. Begitu pula dengan gerobak atau stan para pedagang di pujasera tersebut yang tidak dihias aneh-aneh macam franchise kekinian. Meskipun di luar sana banyak tempat makan yang mengusung konsep tempo doeloe, namun rasanya berbeda dengan pujasera ini yang konsep tempo doeloe-nya alami. Mulai dari bangunan pujasera yang kuno, penjualnya yang sudah usia 40 tahuan lebih (bukan usia muda), serta kuliner yang khas masakan Indonesia. Ya, sejauh ini pujasera ini tidak menjual makanan-makanan kekinian layaknya pujasera yang ada di dekat kos mahasiswa.

Karena menunya variasi, harganya pun beragam. Misalnya saja di stan lalapan, harga yang ditawarkan mulai dari Rp 8.000,00 per porsinya. Jika untuk stan minuman, harga yang ditawarkan mulai dari Rp 3.000,00. Bisa dibilang, dibandingkan tempat-tempat makan di sekitarnya, pujasera ini menjual kuliner dengan harga merakyat.

Seporsi lalapan lele goreng seharga Rp 9.000,00 yang disajikan dengan cobek batu bersama sambal dan sayur lalapan. (Foto: Riska Suci Rahmawati)
Seporsi lalapan lele goreng seharga Rp 9.000,00 yang disajikan dengan cobek batu bersama sambal dan sayur lalapan. (Foto: Riska Suci Rahmawati)

 

Pujasera Tulip sangat direkomendasikan menjadi salah satu tempat bernostalgia di Kota Malang. (Foto: Riska Suci Rahmawati)
Pujasera Tulip sangat direkomendasikan menjadi salah satu tempat bernostalgia di Kota Malang. (Foto: Riska Suci Rahmawati)
Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.