BERBAGI
Lapangan Taman Gayam (C) JELAJAHMALANGKU
Lapangan Taman Gayam (C) JELAJAHMALANGKU
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Lapangan Taman Gayam merupakan lapangan di tengah Kota Malang yang masih ‘selamat’ sampai saat ini jika dibandingkan dengan beberapa lapangan lain yang sudah beralih fungsi menjadi mall dan tempat-tempat kekinian lainnya. Tak banyak yang mengetahui jika lapangan ini sudah melahirkan pesepakbola nasional seperti Bambang Nurdiansyah.

Pada periode sebelum tahun 1990-an, setiap kampung memiliki lapangan terbuka untuk anak-anak memainkan olahraga sepakbola. Lahan kosong yang kadang dihibahkan oleh pemiliknya tersebut lah yang menjadi arena hiburan bagi anak-anak kampung di masa itu. Tak jarang, bibit-bibit pesepakbola muda diasah dari pertandingan sepakbola di sore hari, yang kadang melibatkan hingga antar kampung.

Sekarang ini mungkin kita agak kesulitan mencari lapangan sepakbola di tengah Kota Malang, atau sekadar lahan terbuka untuk anak-anak bersepakbola. Langka sekali, dan jumlahnya dapat dihitung dengan jari. Paling-paling yang ada lapangan futsal, yang secara ukuran lebih kecil dan harus membayar sejumlah uang untuk menyewanya. Lapangan Taman Gayam merupakan satu dari yang langka tersebut.

Seperti namanya, Lapangan Taman Gayam berada di Jalan Taman Gayam. Anda bisa menemukan Jalan Taman Gayam ini di antara jalan dengan nama rumpun buah-buahan yang ada di kawasan Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen. Lapangan ini dikepung oleh kampung Bareng Kulon dan perumahan menengah.

Bambang Nurdiansyah bercerita, dirinya mengenal sepakbola dari lapangan tersebut. Tak terlalu mengherankan juga, karena memang kebetulan lapangan tersebut sangat dekat dengan rumahnya di kawasan Bareng. Dulu, remaja di Malang punya kelompok-kelompok untuk pergaulan tersendiri yang biasa disebut dengan geng. Selain digunakan sebagai alat berkelahi, geng juga terlibat dengan berbagai kegiatan olahraga, salah satunya adalah turnamen sepakbola di Lapangan Taman Gayam.

Di Lapangan Taman Gayam itu juga dirinya kerap bermain melawan anak-anak yang lebih dewasa. Hal itu membentuk karakter sebagai striker yang tahan pukul saat dihajar bek lawan. Lapangan tersebut juga punya jasa besar, karena di situ lah Bambang muda berkenalan dengan beberapa pelatih untuk kemudian bermain di klub amatir Indonesia Muda (IM), yang sering melakukan pertandingan di Stadion Gajayana, hingga membawanya ke pentas sepakbola nasional bersama sejumlah klub ternama.

Untuk menuju ke Lapangan Taman Gayam ini, dari pusat Kota Malang, lewatlah Jalan Kawi Atas, lalu belok kiri ke Jalan Manggis, lurus saja sampai ke pertigaan Jalan Taman Gayam. Cuma butuh waktu sekitar 10 menit dari Alun-alun Kota Malang. Jika masuk dari Jalan Raya Langsep, Anda bisa melalui Jalan Jambu atau Jalan Kelengkeng ke timur terus sampai bertemu Jalan Taman Gayam.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.