BERBAGI
Hotel Pelangi - MALANGTIMES
Hotel Pelangi - MALANGTIMES
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Hotel Pelangi di Jalan Merdeka Seatan No. 3, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, merupakan salah satu hotel tua yang sudah ada di Kota Malang sejak zaman penjajahan Belanda, tepatnya pada tahun 1916. Tak heran jika ditemui arwah-arwah meneer dan noni Belanda yang bergentayangan di hotel yang dulunya bernama Palace Inn tersebut.

Cerita mistis itu diunggah pemilik akun Kaskus bernama vigovampironeo pada 30 Mei 2016. Ia mendapatkan cerita dari satpam hotel saat nongkrong di warung kopi yang terletak persis di depan Hotel Pelangi. Saat itu, sekitar pukul 01.00 dini hari, pemilik akun vigovampironeo yang kebetulan menginap di hotel itu masih terjaga karena tidak bisa tidur. Karena rokoknya habis, ia memutuskan keluar kamar dan mencari rokok di warung kopi di sekitaran hotel. Karena suasana warung kopi masih cukup ramai oleh orang-orang yang diduganya juga tamu hotel dan beberapa tukang becak dan sopir angkot, ia pun tertarik untuk ngopi juga.

Usai kopi hitam panas pesanannya datang bersama sebatang rokok, si pemilik akun vigovampironeo mengamati suasana sekitar Alun-alun Kota Malang di depan hotel yang cukup lengang. Rokok dinyalakannya, kopi pun diseruputnya usai dituang ke lepek.

Ia pun mencoba membuka pembicaraan dengan seorang pria berseragam satpam yang bertuliskan Hotel Pelangi. Iseng-iseng, ditanyakannya mengenai cerita-cerita mistis yang ada di hotel tersebut. Ia sudah lama penasaran dengan cerita hotel yang dianggapnya kuno lantaran tampilan luar dan interiornya itu.

Si satpam pun menanggapi pertanyaan pemuda di depannya dengan santai. Dengan gamblang, si satpam yang ternyata sudah bekerja di Hoter Pelangi sejak tahun 1999 itu pun mulai bercerita. Bos si satpam pernah bercerita jika hotel tempatnya bekerja itu memang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Hotel tersebut sudah menjadi langganan meneer dan noni Belanda menginap sejak lama.

Jika dilihat dalam sejarah kota ini, pada tahun 1947 terjadi Agresi Militer di mana pasukan Belanda berusaha merampas kembali Kota Malang usai bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Pada saat itu pula pasukan pejuang Indonesia, khususnya arek-arek Malang melakukan taktik bumi hangus, di mana mereka menghancurkan bangunan-bangunan penting di kota mereka agar tak bisa digunakan lagi oleh Belanda yang melakukan agresi.

Hotel Pelangi pun tak luput dari aksi bumi hangus para pejuang tersebut. Tak heran jika banyak meneer dan noni Belanda yang tewas menjadi korban. Tak heran pula jika ada arwah mereka yang bergentayangan di hotel tersebut hingga kini.

Si satpam lanjut bercerita, dulu ketika pertama kali bekerja di hotel tersebut, ia sering melihat penampakan meneer dan noni Belanda. Menurut ceritanya, penampakan itu sering muncul di atap genteng, kadang juga di dapur, tempat cuci, atau kamar mandi. Kadang juga terdengar suara gaib tangisan wanita di kamar kosong.

Selain arwah meneer dan noni, menurut si satpam yang mendapatkan cerita dari bosnya, di hotel itu ada penampakan tentara Belanda juga. Namun, tentunya tak semua orang bisa ‘beruntung’ dapat melihat arwah-arwah penasaran tersebut. Percaya atau tidak terserah Anda.

Sumber: https://www.kaskus.co.id/show_post/574c1225dac13e9b118b4568/1686/obrolan-soal-keangkeran-hotel-pelangi

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.