BERBAGI
Klinik Dokter Gigi Distya Ramadani (C) AKAIBARA
Klinik Dokter Gigi Distya Ramadani (C) AKAIBARA
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Dokter Gigi Distya Ramadani siap mewujudkan keinginan Anda yang ingin memiliki gigi palsu atau pasang behel (kawat gigi). Dengan harga relatif murah, Anda akan mendapatkan pelayanan yang kualitasnya standar dengan klinik gigi yang harganya lebih mahal.

Sebenarnya, gigi palsu itu ada dua jenis, yakni gigi palsu yang permanen dan yang tidak permanen (bisa dilepas kapan saja). Karena klinik dokter gigi Distya ini melayani pasien menengah ke bawah, maka gigi palsu permanen lebih sering menjadi pilihan. Kebanyakan dari mereka memasang gigi palsu bagian depan.

“Mereka kebanyakan memilih bahan Porcelain yang saya tawarkan, di samping harga yang lebih terjangkau, harga ini rupanya juga yang menjadi pertimbangan pasien datang ke tempat kami,” kata Distya kepada Ngalam.co.

Awalnya, terlebih dulu dilakukan pencetakan untuk membuat gigi palsu sementara,, lalu gigi yang sudah dikecilkan dicetak untuk kedua kalinya untuk pembuatan gigi palsu sebenarnya.

“Kalau untuk proses pemasangan pada pasien biasanya memakan waktu kurang lebih satu jam saja,” imbuh dokter gigi lulusan Fakultas Kedokteran Trisakti Jakarta ini.

Kuat atau tidaknya pemasangan gigi palsu ini menurutnya tergantung si pasien sendiri. Mudah lepas atau tidak tergantung pola mengunyah makanan, dan cara makannya seperti apa. Selama ini, dari 70 persen pasiennya yang pasang gigi palsu bisa bertahan hingga tiga tahun dalam kondisi baik.

“Pasien saya rata-rata berusia 30-50 tahun, tapi ada juga yang berusia di bawah 20 tahun, tapi tidak masalah untuk gigi dewasa di usia tersebut,” tambahnya.

Wanita asli Duri-Riau ini menjelaskan memang ada efek samping dari pemasangan gigi palsu. Salah satunya adalah infeksi dan pembusukan pada gusi yang disebabkan oleh kesalahan dalam pemilihan bahan gigi palsunya. Bahan akrilik yang dipakai untuk gigi palsu tidak permanen biasanya yang rentan terhadap efek samping tersebut. Makanya, dokter gigi Distya lebih menyarankan pasiennya untuk memasang gigi palsu yang permanen.

“Pembuatan gigi palsu yang permanen itu menggunakan bahan baku yang mutunya baik, seperti Porcelain tadi untuk standar murahnya, ada lagi bahan emax, zirconia, tapi efek samping seperti di atas ya kesalahan dari operator pemasangan,” kata dokter kelahiran 5 Juli 1983 ini.

Klinik gigi miliknya juga pernah menerima pasien yang ingin melepas gigi palsu permanennya yang rusak. Kerusakan itu sekali lagi menurutnya karena pola makan si pasien. Kekuatan gigi palsu juga dipengaruhi sisa akar gigi aslinya, ketika gigi hendal dicabut ternyata pasien takut. Akhirnya dibuatkan pasak baru sebagai solusi sebelum dipasangkan gigi palsu permanen yang baru. Hanya saja, menurutnya yang seperti itu jarang. Kalau pun ada cuma 1-2 pasien saja.

Beda lagi dengan pemasangan behel (kawat gigi). Khusus untuk yang satu ini dokter gigi Distya menyebut harganya biasanya mengikuti selera pasar. Dari segi harga, persaingan dengan klinik gigi lainnya itu sudah pasti.

Untuk bahan yang digunakan pun dokter 36 tahun itu paling anti memakai bahan dari Cina, meski harganya lebih murah. Ia lebih cocok menggunakan produk dari Amerika, yang menurutnya memiliki kualitas lebih bagus, tapi tetap sesuai dengan kantong pasien.

Kepada pasien yang ingin memasang behel, dokter gigi Distya sering menawarkan metode selfligathing emporer metal yang menonjolkan kecanggihan teknologi. Selain kualitasnya terjamin, kelebihan lainnya pasien tak perlu kontrol tiap bulan seperti jika memakai cara lain.

“Kalau mau kontrol cukup tiga bulan sekali saja, karena bahan bakunya lebih kuat, dari metal, ada penguncinya, supaya tidak lepas kawatnya, tidak bikin ngilu dan sariawan,” terangnya.

Progres pemasangan behel dengan metode ini menurutnya lebih cepat dibanding metode bracket konventional. Ada lagi yang disebut metode clear selfligathing yang menggunakan bahan transparan, sehingga dari segi estetika behel yang dipakai pasien tidak terlihat menonjol, seperti gigi normal tanpa behel. Hanya saja, metode pemasangan behel yang terakhir ini harganya sangat mahal.

Dokter gigi dengan tiga anak ini sudah membuka praktik selama sekitar 6,5 tahun. Anda bisa mengunjungi klinik ini di Jalan Kauman II No.20 RT.02/RW.01 Desa Girimoyo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Informasi lebih lanjut, Anda bisa melihat di website-nya di https://doktergigi.id, atau reservasi melalui nomor telepon 081282089495.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.