BERBAGI
Menelusuri Jejak Leluhur Indochina di Restoran Saigonsan (C) FISCA TANJUNG/JAWA POS
Menelusuri Jejak Leluhur Indochina di Restoran Saigonsan (C) FISCA TANJUNG/JAWA POS
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Restoran Saigonsan yang resmi diperkenalkan sejak Juli 2018 lalu, mengusung konsep santap makanan yang cukup unik. Di restoran yang masih satu grup dengan Hotel Tugu Kota Malang itu, Anda bisa menelusuri jejak-jejak bangsa Indochina yang disebut-sebut sabagai leluhur bangsa Indonesia tersebut.

Konsep Indochina itu dapat dilihat dari eksterior maupun interior Restoran Saigonsan. Di sana terpajang aneka barang-barang peninggalan leluhur sang pemilik Tugu Group. Dilansir dari Kompas, menurut cerita, selama lebih dari ratusan tahun, leluhur mereka, yakni keluarga Oei Tiong Ham dan keturunannya, membawa banyak artefak dari negara-negara Indochina menggunakan sebuah kapal angkut bernama Hiap Eng Moh. Negara-negara Indochina yang dimaksud di sini adalah negara-negara bekas jajahan Prancis, seperti Kamboja, Laos dan Vietnam, serta Thailand dan Myanmar.

Pada masa itu, kapal Hiap Eng Moh mengangkut hasil perkebunan Nederlands Oost Indie (Hindia Belanda) untuk diperdagangkan ke luar negeri. Ketika perjalanan pulang ke Indonesia, kapal tersebut membawa oleh-oleh berupa artefak dan karya seni yang mereka kumpulkan dari negara-negara Indochina. Sekarang, barang-barang itu menjadi milik pribadi Raden Adjeng Kasinem, bangsawan wanita Jawa yang merupakan istri pertama Oei Tiong Ham pada 1883. Saat ini, Anda bisa melihatnya di Restoran Saigonsan.

Selain peninggalan leluhurnya, beberapa barang di Restoran Saigonsan ini juga merupakan pemberian langsung dari anggota Kerajaan Thailand. Kebetulan mereka pernah berkunjung ke kediaman sang pemilik Tugu Group di Malang dan Blitar.

Keberadaan Restoran Saigonsan ini juga bisa disebut sebagai penghormatan untuk mendiang putra Oei Tiong Ham. Putranya yang meninggal di Bangkok, Thailand itu dikenal sangat mencintai budaya, kesenian, tradisi, arsitektur dan masakan Thailand serta Indochina.

Konsep di Restoran Saigonsan ini sengaja dibuat semacam perayaan kuliner dan budaya Indochina dengan mengusung tema pasar malam. Di dalam restoran ini terdapat ruang Arts of The Gods, alias seni untuk Para Dewata, dengan kayta seni Indochina bersejarah.

Tak hanya mata yang kenyang oleh aneka barang khas negara Indochina, perut Anda juga akan dibuat kenyang oleh berbagai menu masakan modern khas Thailand dan Vietnam. Ada Pho (mie kuah khas Vietnam), Banh Xeo (pancake khas Vietnam), Paw Pia Thawt (lumpia khas Thailand), Cha Ca La Vong (ayam goreng bungkus pandan khas Thailand), dan lain-lain.

Dengan konsep gelamor yang ditawarkan, harga makanan yang ditawarkan di Restoran Saigonsan ini cukup sebanding. Masing-masing menu dibandrol dengan harga berkisar antara 38 ribu rupiah hingga 188 ribu rupiah.

Restoran Saigonsan ini terletak di Jalan Kahuripan No. 7, Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Mencari lokasnya tak sulit, karena restoran ini berada persis di depan Hotel Tugu Kota Malang. Restoran ini buka setiap harinya mulai pukul 15.00-23.00 WIB.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.