BERBAGI
Jalan Kapten Pierre Tendean Jalur Searah yang Pendek (C) JALANJALANDIKOTAMALANG
Jalan Kapten Pierre Tendean Jalur Searah yang Pendek (C) JALANJALANDIKOTAMALANG
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Jalan Kapten Pierre Tendean merupakan salah satu jalan dengan jalur searah di Kota Malang. Jalan yang ada di wilayah administratif Kelurahan Kasin, Kecamatan Sukun, Kota Malang itu tergolong jalan yang pendek.

Namanya diambil dari seorang Pahlawan Revolusi korban peritiswa Gerakan 30 September/PKI 1965. Perwira Militer yang menjadi Ajudan Jenderal Besar TNI Abdul Haris Nasution itu gugur di tangan PKI yang gagal menculik sang jenderal, karena Nasution kala itu tidak berada di rumahnya.

Jalan Kapten Pierre Tendean membentang dari timur ke barat sepanjang kurang lebih 150 meter saja. Karena jalurnya searah, Anda hanya bisa memasukinya melalui ujung sebelah timur ke barat.

Ujung timur Jalan Kapten Pierre Tendean ini ada di sebuah perempatan yang biasa disebut Perempatan Jagalan. Perempatan ini hanya bisa diakses dari arah utara (Jalan Sutan Syahrir) dan timur (Jalan Kyai Tamin). Sementara dari arah selatan (Jalan Halmahera) khusus untuk angkot (angkutan kota) saja yang boleh melewatinya.

Dari ujung timur (Perempatan Jagalan) tersebut, berjalan ke barat Anda bisa melihat banyak pertokoan berjajar di sisi selatan. Sebab, Jalan Kapten Pierre Tendean ini didominasi oleh aneka tempat usaha, sebagaimana jalan-jalan lain yang dekat dengan area Pasar Besar Kota Malang.

Di Jalan Kapten Pierre Tendean Anda bisa menemui aneka kuliner, seperti Tahu Campur Pak Iwan Jagalan, Warung Lalapan Nyah Bejo, Warung Lalapan dan Soto Lamongan, Doan Restaurant, Rumah Makan Cairo, dan lain-lain. Selain itu, terdapat aneka usaha lainnya, seperti KSP Intidiana, Toko Mainan Sion Toys, Toko Hatari, Bank BRI Unit Pasar Besar, UD Gembira, Toko Kitab Permata Ilmu, Toko Makmur, Toko Kitab Abah Yakub, Toko Grosir Bayiku, Toko Bima, Jagalan Teknik, Konveksi Ngalam Kipa, Marwah Collection, dan lain-lain. Tempat ibadah dua agama juga ada di jalan ini, yakni Masjid An Nur dan Gereja GBIS Elohim.

Jalan Kapten Pierre Tendean berakhir di ujung barat pada sebuah pertigaan jalan. Jika lurus (barat), Anda akan memasuki Jalan Yulius Usman, sedangkan belok kanan (utara) memasuki Jalan Syarif Al Qodri (embong Arab). Anda harus waspada ketika berada di pertigaan jalan tersebut, karena pada saat-saat tertentu ada kemacetan, utamanya di pagi, siang dan sore hari.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.