BERBAGI
Pernah Ada Pasar Sawunggaling di Kepanjen (C) AGUNGKEPANJEN
Pernah Ada Pasar Sawunggaling di Kepanjen (C) AGUNGKEPANJEN
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Sebelum memilik Pasar Besar Kepanjen, di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang juga pernah ada Pasar Sawunggaling, sekitar tahun 1900 hingga 1970. Sebenarnya, status pasar yang biasa dikenal warga setempat dengan sebutan pasar lawas (pasar lama) ini cuma pasar penampungan sementara, begitu Pasar Penarukan sebagai pasar utama digusur.

Menariknya, Pasar Sawunggaling ini menempati lahan yang kini berdiri Masjid Agung Baiturrahman Kepanjen. Sebelum berdiri bangunan masjid, dahulu lahan tersebut merupakan Lapangan Sawunggaling. Lapangan ini letaknya berada di sebelah barat Pendopo Kawedanan Kepanjen (sekitar 300 meter).

Begitu Pasar Penarukan digusur sebagai dampak dibangunnya Sungai Molek, masih ada pedagang yang bertahan berjualan di tepi sungai buatan tersebut. Tak sedikit pula para pedagang yang mengikuti instruksi untuk pindah ke Lapangan Sawunggaling sebagai tempat penampungan sementara. Lapangan ini tak masuk lahan yang digusur, meski keberadaannya persis di tepian lokasi pembangunan Sungai Molek.

Para pedagang mendirikan bangunan semi permanen yang terbuat dari bambu dan papan kayu. Lapak-lapak para pedagang berjajar di tepian Lapangan Sawunggaling. Mereka tetap berjualan seperti sebelumnya ketika menempati Pasar Penarukan sebelum digusur. Meski cuma berstatus pasar penampungan, Pasar Sawunggaling tetaplah ramai. Banyak pelanggan di pasar sebelumnya yang beralih ke pasar ini.

Setelah beberapa tahun Pasar Sawunggaling menjadi pasar utama di Kepanjen, pemerintah Belanda mewacanakan membangun pasar baru yang lebih besar dan bangunannya permanen di daerah tersebut. Lokasi yang dipilih sekitar 500 meter ke arah utara dari Lapangan Sawunggaling. Pasar tersebut yang menjadi cikal bakal Pasar Besar Kepanjen yang ada saat ini.

Meski Pasar Besar Kepanjen sudah diresmikan pada tahun 1926, Pasar Sawunggaling yang statusnya merupakan pasar penampungan ternyata masih beroperasi. Ada beberpa pedagang yang memilih pindah ke lokasi pasar baru, ada pula yang masih setia bertahan di tepi Lapangan Sawunggaling.

Pasar Sawunggaling baru resmi ditutup pada tahun 1970-an. Alasan penutupan pasar penampungan itu lantaran Lapangan Sawunggaling akan dipugar dan dibangun Masjid Agung “Baiturrahman. Akhirnya, para pedagang harus pindah sepenuhnya ke Pasar Besar Kepanjen.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.