BERBAGI
Wisata Petik Paprika, Wisata Agro di Kota Batu
Wisata Petik Paprika, Wisata Agro di Kota Batu
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Di Kota Batu seakan tak pernah berhenti bermunculan destinasi wisata anyar. Kali ini berupa wisata agro, yakni Wisata Petik Paprika yang ada di kawasan Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji.

Wisata Petik Paprika ini merupakan hasil inovasi para petani paprika di Kota Batu dalam menciptakan alternatif wisata bagi wisatawan yang datang berkunjung ke kota mereka. Selama ini, Kota Batu lebih tenar dengan wisata agro berupa petik apel. Kemudian, bermunculan wisata agro petik buah-buah lainnya, seperti jeruk, strawberry, dan terakhir paprika.

Hadirnya Wisata Petik Paprika tak lepas dari kejelian para petani paprika di Desa Sumberbrantas dalam melirik peluang usaha. Diketahui, komoditi pertanian jenis paprika ini terbilang masih baru dan jarang dilirik petani di daerah lain. Pengembangan budidaya buah paprika ini diprakarsai oleh Mashudi, yang berangkat dari Program Saprodi yang dicanangkan pemerintah.

Budidaya buah paprika itu dilakukannya di atas lahan seluas 1.500 meter persegi. Atap screen house dibangunnya di lahan yang terletak di Dusun Tunggangan RT 06 RW 05, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu tersebut. Hingga kini, 3000 pohon paprika mampu dibudidayakannya. Di dalam green housenya, Mashudi membudidayakan tiga jenis paprika, yaitu yang berwarna merah (spider), kuning, dan hijau. Biasanya, satu buah paprika beratnya kurang lebih 200 gram. Dari tiga ribu batang pohon paprika di kebunnya, Mashudi dapat memanen 75 hingga 100 kilogram paprika dengan masa panen kurang lebih 3 bulan.

Dibuka sejak November 2017, Wisata Petik Paprika ini hanya dibuka pada Sabtu dan Minggu saja. Mashudi tidak membuka wisata agro ini setiap hari. Alasannya cukup sederhana, yakni karena tanaman paprika menurutnya rentan terkena virus hama tanaman. Virus yang ditakutkannya dapat ditularkan oleh pengunjung itu dinilai bisa menyebabkan tanaman paprikanya menjadi kerdil, dan berpengaruh buruk pada ukuran buahnya.

Untuk masuk ke dalam area Wisata Petik Paprika ini, Anda cukup membeli tiket masuk seharga 15 ribu rupiah per orang. Bukanlah sebuah harga yang terlalu mahal untuk alternatif destinasi wisata di Kota Batu. Selain harga tiket, jika ingin pulang membawa oleh-oleh buah paprika dari sini, Anda harus membayar tarif sesuai harga buah per kilogramnya. Untuk paprika merah dan kuning dihargai 50 ribu rupiah per kilogram. Sementara, untuk paprika hijau dijual 30 ribu rupiah per kilogram.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.