BERBAGI
Profil SMP di Kota Malang: SMP Negeri 1 Malang
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Pada masa penjajahan Belanda, Kota Malang pernah punya sekolah bernama Europese Lager School (ELS) alias sekolah tujuh tahun. Seiring berjalannya waktu, sekolah itu berubah menjadi SMP Negeri 1 Malang, hingga saat ini.

Europese Lager School, cikal bakal SMPN 1 Malang berdiri pada tahun 1927. Pembangunan sekolah ini disinyalir merupakan bagian dari rencana pengembangan (bowplan) Kota Malang tahap V yang berlangsung antara tahun 1924-1925. Perluasan wilayah kota ke sebelah barat itu dilatarbelakangi meningkatnya jumlah warga Eropa yang tinggal di Malang. Karenanya, mereka akan ditempatkan di daerah khusus di wilayah barat, yang saat ini menjadi kawasan Jalan Ijen Boulevard dan sekitarnya.

SMP Negeri 1 Malang yang terletak di Jalan Lawu No.12, Kelurahan Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, lokasinya tak jauh dari Jalan Besar Ijen. Karenanya, sangat memungkinkan jika sekolah tersebut awalnya memang dikhususkan untuk anak-anak warga Eropa yang ada di wilayah barat kota.

Europese Lager School disebut sekolah tujuh tahun karena para siswa harus menempuh pendidikan dasar selama tujuh tahun. Maksudnya, selain pendidikan setingkat Sekolah Dasar (SD), siswa ELS juga mendapatkan pendidikan setingkat Taman Kanak-kanak (TK) atau Freubel School.

Gedung sekolah ini didirikan pemerintah Belanda pada sekitar tahun 1927. Saat gedung dibangun, Europese Lager School sudah menerima siswa untuk tahun ajaran pertama. Hanya saja, aktivitas belajar-mengajar kala itu dilakukan dengan cara menumpang di sebuah gedung di Jalan Arjuno (sekarang menjadi DKK) dan Jalan Klojen (Sekolah St. Yusuf).

Pada masa pendudukan Jepang antara tahun 1942-1945, gedung SMP Negeri 1 Malang digunakan sebagai rumah sakit darurat. Dipilihnya gedung sekolah ini lantaran ukurannya yang cukup besar, sehingga mampu menampung banyak pasien. Sementara itu, rumah-rumah penduduk di sekitar gedung sekolah juga dijadikan sel tahanan sementara.

Setelah masa kemerdekaan pada tahun 1945, sekolah Europese Lager School berubah menjadi sekolah Recomba (negara-negara boneka bentukan Belanda yang masih belum rela Indonesia merdeka). Yang menarik, banyak siswa dari TRIP (Tentara Republik Indonesia Pelajar) yang bersekolah di sini. Tak heran, pada waktu masuk sekolah kebanyakan dari mereka membawa pistol yang diletakan di atas meja pada saat pelajaran berlangsung.

Pada tanggal 23 Juli 1951, sekolah ini menerima SK Penegrian, sehingga namanya menjadi SMP Negeri 1 Malang. Hingga kini, sekolah tersebut bisa dibilang menjadi SMP tertua di Malang. SMPN 1 Malang juga merupakan SMP terfavorit di Kota Malang hingga saat ini.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.