BERBAGI
Dongeng Saputangan Pelangi Milik Nyi Mas Madusari
Dongeng Saputangan Pelangi Milik Nyi Mas Madusari
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Pada zaman dahulu kala, ada seorang putri bernama Nyi Mas Madusari yang tinggal di Kerajaan Purwacaraka bersama ayahnya, bernama Sri Baginda Raja Purwa. Si putri terkenal memiliki sebuah saputangan pelangi.

Nyi Mas Madusari memiliki paras yang cantik, rambut ikal mayang, dan senyum yang dapat menawan hati siapa saja yang melihatnya. Putri yang biasa mengenakan kembannya sutra kesumba, dan kainnya batik Parang Mas itu memiliki tabiat yang baik sekali.

Pada suatu hari, sang Putri bersedih hati karena saputangan pelanginya hilang. Rupanya ada pencuri sakti yang berani memasuki Tamansari.

“Wahai, emban! Alangkah tak nyaman hatiku. Bunga-bunga indah di taman tiada menarik hati,” kata Nyi Mas Madusari.

“Oh, sang Putri, bila Emban boleh tahu, apakah gerangan yang membuat sedih hati sang Putri?” tanya Ken Sanggem, emban kesayangan Nyi Mas Madusari.

“Emban, saputangan pelangiku hilang,” jawab Nyi Mas Madusari.

“Ya ampun, bagaimana saputangan pelangi sang Putri bisa hilang?”

“Entahlah, rupanya ada seorang pencuri sakti yang telah masuk ke Tamansari.”

“Gawat, Tamansari dalam bahaya. Gusti Putri seharusnya segera memberi tahu Sri Baginda.”

“Kau benar, pergilah ke dalam istana. Temuilah Sri Baginda Raja. Katakan kepada beliau bahwa Tamansari dalam suasana bahaya. Saputangan pelangi hilang dicuri orang,” kata sang Putri pada Ken Sanggem.

Buru-buru Ken Sanggem menghadap Baginda Raja di istana. Pesan sang Putri diutarakannya. Terkejutlah Sri Baginda dan beliau pun tergesa-gesa ke Tamansari. Dipeluknya Nyi Mas Madusari.

“Jangan cemas, putriku. Ramanda akan menangkap pencuri itu segera,” kata Sri Baginda yang kemudian memanggil seorang prajurit penjaga taman.

“Hai, prajurit! Pergilah ke Gunung Tengger. Di sana ada seorang pertapa sakti. Ia tahu sebelum terjadi. Pertapa itu bernama Biku Gandakusuma. Katakan kepadanya, Sri Baginda Raja Purwa hendak minta tolong mencari saputangan pelangi milik Nyi Mas Madusari yang hilang.”

“Perkenankan hamba undur diri dari hadapan Sri Baginda dan hendak pergi ke Gunung Tengger,” kata prajurit itu.

“Berhati-hatilah di jalan, semoga perjalananmu berhasil,” kata Sang Prabu.

Bersambung..

Sumber: Cerita Rakyat dari Tengger – YPB Wiratmoko

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.