BERBAGI
Oleh-oleh Thomas Stamford Raffles dari Malang
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Empat tahun setelah diangkat sebagai Letnan Gubernur Jawa pada tahun 1811, ketika Kerajaan Inggris mengambil alih jajahan-jajahan Kerajaan Belanda, Sir Thomas Stamford Raffles mengunjungi Malang. Dalam perjalanan yang dicatatnya dalam buku “The History of Java” itu, Raffles sempat membawa oleh-oleh dari Malang.

Perjalanan Raffles ke Malang yang dibukukannya itu tak cuma mengunjungi Candi Singosari dan menemukan beberapa artefak lainnya. Setelah mengunjungi seluruh tempat yang diselidikinya di sekitar Singosari, Raffles memimpin rombongan melanjutkan perjalanan menuju ke Malang sebelah tenggara. Setelah menemukan reruntuhan bekas Benteng Kuto Bedah, rombongan Raffles keesokan harinya melanjutkan perjalanan menuju reruntuhan di Kedal (Kidal) dan Jagu (Jago), yang berjarak sekitar tujuh mil.

Pada bukunya itu, Raffles juga mencatat, sebelum meninggalkan Malang, mereka mengambil sket dari dua patung yang diambil dari depan dan juga patung seorang laki-laki ‘aneh’ dengan rambut terikat. Selain itu, Raffles juga menerima hadiah dari seorang Tumenggung berupa sebuah kotak kayu segi empat berisi sebuah lingam emas.

Tiga bulan sebelumnya, sebuah kotak di bawah tanah ditemukan oleh seorang petani ketika menggali batu untuk digunakan sebagai tungku. Lingam itu masih dalam keadaan utuh dengan dua batu kecil berwarna merah, seperti batu ruby. Namun, salah satu batu kecil merah itu hilang sebelum diterima Raffles. Ia pun membawa pulang batu yang tersisa untuk dipelajari kemudian.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.