BERBAGI
Peta Desa Argoyuwono
Peta Desa Argoyuwono
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Desa Argoyuwono merupakan salah satu nama desa yang menjadi bagian dari Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang. Ternyata ada cerita pejuang asal Lumajang yang mewarnai sejarah desa ini.

Pada awalnya, desa ini bernama Desa Diwu yang merupakan akronim dari Wedi Awu (pasir debu). Nama itu disematkan lantaran desa ini dulunya merupakan area perkebunan milik Belanda dengan sebutan Persil Kali Glidig, yang artinya sungai jalan lahar, di mana kerap terjadi hujan abu.

Pada tahun 1947 terjadi peristiwa pembumihangusan oleh pasukan pejuang RI. Aksi sebagai taktik untuk melawan Agresi Militer Belanda itu sampai pula ke Desa Diwu. Pembumihangusan di daerah ini dipimpin oleh seorang pejuang yang berasal dari Lumajang bernama Sastro Dikoro. Pertempuran dimenangkan oleh pasukan RI yang sebelumnya menguasai desa.

Sastro Dikoro pun mengganti nama desa dari Desa Diwu menjadi Desa Argoyuwono. Nama itu berasal dari Bahasa Jawa, di mana Argo artinya gunung, sedangkan Yuwono artinya selamat. Jadi, Argoyuwono berarti gunung yang selamat.

Pada tahun 1948, Desa Argoyuwono akhirnya dikukuhkan. Namun, kala itu situasi di Republik masih darurat dan belum sepenuhnya kondusif. Ditunjuklah seseorang bernama Sairun sebagai kepala desa pertama pada tahun tersebut yang memimpin hingga 1953. Selanjutnya, kepada desa dijabat oleh Parto Jamiyo (1953-1965), Mochammad Soleh (1965-1967).

Saat dipimpin oleh kepala desa keempat, Mochtar, Desa Argoyuwono resmi dicatat sebagai desa pada tahun 1968. Hal itu tertuang pada Keputusan Gubernur Provinsi Jawa Timur Nomor: Pem.315/6/1968 tanggal 5 Juli 1968.

Sumber: http://desa-argoyuwono.malangkab.go.id/read/detail/1468/sejarah-singkat-desa-argoyuwono.html

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.