Desember 4, 2022
?>

Air Ranu Kumbolo menjadi salah satu mitos yang beredar tentang Gunung Semeru yang ada di kawasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang. Air tersebut ternyata memang disakralkan.

Ranu Kumbolo adalah danau dengan sejuta pesonanya yang terdapat di area Gunung Semeru. Danau ini kerap menjadi opsi lain dari para pendaki, selain ke puncak Mahameru sebagai tujuan utama.

Di area ini kerap menjadi tempat persinggahan bagi para pendaki. Bahkan tak jarang yang memutuskan bermalam sebelum melanjutkan perjalanan ke puncak. Mereka kerap mendirikan tenda di sekitar area danau.

Biasanya, para pendaki sampai di danau yang terletak di ketinggian 2.400 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini pada malam hari. Di sini kamu bisa berinteraksi dengan sesama pendaki yang bermalam. Nikmatilah hamparan langit malam yang indah di atas kilau air danau yang tenang.

Waktu yang paling tepat untuk menikmati pengalaman mengesankan di Ranu Kumbolo itu pada bulan Mei hingga September karena musim kemarau. Sebaiknya kamu datang ke sini pada saat bulan purnama. Tempat ini juga menjadi spot terbaik menikmati sunrise dan sunset di Gunung Semeru.

Air Ranu Kumbolo Dianggap Sebagai Air Suci

Penduduk lereng Gunung Semeru mempercayai bahwa Ranu Kumbolo merupakan wadah air suci. Sejak ratusan tahun yang lalu, air danau ini membawa manfaat penghidupan bagi penduduk sekitar.

Ritual suci sesuai kepercayaan masyarakat setempat sering dilakukan di sekitar area danau. Ritual itu pun selalu memanfaatkan air danau sebagai salah satu media.

Kesakralan itu memunculkan larangan tak tertulis bagi siapa saja pengunjung Ranu Kumbolo. Mereka dilarang mandi atau berenang di danau tersebut. Larangan itu ditujukan pada para pendaki atau siapa pun yang datang ke area danau.

Selain itu, pengunjung Ranu Kumbolo juga dilarang mencuci, apalagi buang air di danau ini. Alasan paling masuk akal dari larangan-larangan itu lantaran suhu ekstrim yang ada di air danau tersebut. Selain itu, kedalaman danau ini mencapai 28 meter.

Pendaku juga dilarang untuk mendirikan tenda di dekat bibir danau. Mereka dipersilakan melakukan aktivitasnya minimal dengan jarak 10 meter dari permukaan Ranu Kumbolo. Untuk mandi, atau mencuci, kamu bisa memanfaatkan toilet dan kamar mandi yang sudah disediakan di area danau ini.

?>