Oktober 5, 2022
Gunung Semeru Meletus Sejak 200 Tahun Silam

Peristiwa Gunung Semeru meletus sudah terjadi berkali-kali. Gunung yang ada di kawasan Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang itu pertama kali erupsi sejak 200 tahun silam.

Terbaru, Gunung Semeru mengeluarkan letusan pada Sabtu (4/12/2021) lalu. Dampaknya dirasakan warga yang tinggal di lereng dan sekitar aliran lahar di Kabupaten Lumajang.

Dalam laman resmi PVMBG, Gunung Semeru disebutkan bertipe vulkanian dan strombolian. Vulkanian artinya gunung berapi yang jika meletus melontarkan material dari dalam magma dan juga bongkahan batu di sekitar kawah. Sementara, strombolian adalah tipe letusan gunungapi berenergi rendah.

Inilah Daftar Peristiwa Gunung Semeru Meletus Sejak 200 Tahun Silam

8 November 1818

Gunung Semeru pertama kali meletus pada 8 November 1818, jauh sebelum Indonesia merdeka. Karenanya, tak banyak catatan-catatan yang menginformasikan hal ini.

Februari 1994

Gunung Semeru meletus lagi pada Februari 1994, di mana terdapat sembilan kali letusan. Erupsi ini mengakibatkan munculnya asap putih tebal dengan ketinggian sekitar 500 meter.

Tahun 2002

Pada tahun 2002, ada delapan kali letusan yang terjadi di kawah utama Gunung Semeru. Pada 25 Desember 2002 menyusul satu kali lagi letusan. Selang dua hari, muncul lagi letusan selanjutnya dengan jumlah masing-masing letusan sebanyak tujuh dan delapan kali. Kemudian, ada guguran lava pijar memasuki bagian hulu Besuk Kembar sejauh 250 meter.

1 Desember 2020

Gunung Semeru kembali meletus pada 1 Desember 2020, pukul 01.23 WIB. Letusan kali ini diikuti dengan guguran awan panas, dengan jarak luncur 2-11 kilometer.

4 Desember 2021

Letusan terbaru Gunung Semeru ini terjadi pada 4 Desember 2021, jelang sore hari. Akibat letusan itu, abu tebal yang menyembur membuat langit Kabupaten Lumajang gelap seperti malam hari.