Oktober 4, 2022

Arca Ganesha saat ditemukan oleh Rewang | Foto: Kompas

Kawasan Batu juga menyimpan serakan benda bersejarah. Ada yang sudah ditemukan, ada pula yang diperkirakan masih terpendam di dalam tanah. Salah satu benda yang sudah ditemukan adalah Arca Ganesha. Arca tersebut terletak di di Dusun Klereng, Torongrejo, Junrejo.

Penemu arca tersebut adalah Rewang. Dia menuturkan jika Arca tersebut ditemukan di areal persawahan miliknya, dan pernah akan dibeli oleh seorang kolektor benda Purbakala. Namun, dirinya menolak dan memilih mempertahankan Arca tetap di lokasinya. Berkaitan dengan arca ini, dirinya pernah didatangi kakek berjanggut yang memberikan isyarat agar Arca tetap ditempatnya.

Arca Ganesha ditemukan pada tahun 1980-an. Saat ditemukan, seperti biasa ada patung pendamping dari arca tersebut. Untuk di Batu, ada tiga yaitu Arca Lembu, Arca Andini, dan Arca Kertanegara. Tiga patung yang semula berada di sisi Ganesha itu, telah hilang pada tahun 1990-an. Informasi yang berkembang, patung-patung itu kini berada di Pulau Dewata, Bali.

Beberapa tahun setelah ditemukan, Arca Ganesha yang kondisinya masih sangat baik teronggok begitu saja di lahan persawahan, keadaan ini juga mengundang pencuri untuk memindahkan Arca Ganesha dengan cara dibakar, dililit tali, hingga diangkat, namun sang Arca rupanya masih enggan hengkang dan sulit dipindahkan dari tempatnya.

Beberapa kali warga memberikan usulan agar arca tersebut segera diambil alih Pemerintah Kota Batu. Hingga akhirnya rencana perawatan baru terealisasi pada tahun 2012 dengan pembuatan cungkup yang dilakukan swadaya oleh warga dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batu. Kondisi Arca tersebut kini semakin membaik, lokasinya tetap dipertahankan di tengah persawahan.

Cungkup permanen kini sudah ada di sana hasil dari swadaya masyarakat dan Pemerintah Batu | Foto: Pemkot Batu
Cungkup permanen kini sudah ada di sana hasil dari swadaya masyarakat dan Pemerintah Batu | Foto: Pemkot Batu

Keberadaan arca di Torongreo menimbulkan berbagai cerita asal muasalnya. Konon arca tersebut ada karena sebagai tapal batas kerajaan Singosari dengan kerajaan Daha Kediri.

Arca Ganesha sendiri melambangkan peninggalan Hindu Siwa, umumnya berupa komplek candi. Ukuran Candi Hindu Siwa dalam skala kecil bisa mencapai 6×6 meter atau 36 meter persegi dan menghadap ke timur dan barat. Candi biasanya juga dilengkapi dengan pintu selebar 60 cm yang menghadap ke Timur.