Tempo Doeloe

Beranda Malang City Tempo Doeloe
Surat Pantat bisa menjadi solusi untuk menghindari penggeledahan pasukan Belanda seperti ini (C) GAHETNA.NL

Mengenal Surat Pantat, Komunikasi Ala Pasukan Hamid Rusdi

Surat merupakan salah satu alat komunikasi penting yang juga turut membantu perjuangan pasukan Hamid Rusdi dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Uniknya, saat berjuang bersama-sama dalam Gerakan Rakyat Kota (GRK) di Malang, mereka menggunakan surat pantat untuk berkomunikasi antar pasukan.
Jembatan Embong Brantas tempo dulu, sebagai penghubung menuju ke Kuto Bedah dari arah utara (C) GLERY FOTO KOTA MALANG

Ketika Thomas Stamford Raffles Menemukan Benteng Kuto Bedah

Empat tahun setelah diangkat sebagai Letnan Gubernur Jawa pada tahun 1811, ketika Kerajaan Inggris mengambil alih jajahan-jajahan Kerajaan Belanda, Sir Thomas Stamford Raffles mengunjungi Malang. Dalam perjalanan yang dicatatnya dalam buku "The History of Java" itu, diungkapkannya sebuah penemuan reruntuhan Benteng Kuto Bedah di kawasan bernama Supit Urang yang dipercaya pernah menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Singosari.
KRIS Malang menjadi bagian dari revolusi kemerdekaan RI (C) TAWANGSARI KAMPOENG SEDJARAH

Perjuangan KRIS Malang Dalam Revolusi Kemerdekaan

Sejak awal tahun 1946 semua kelompok suku Manado di Surabaya, kecuali yang terdapat dalam BPRI, telah bergabung dengan TKR Laut yang kemudian disebut Divisi VI Tentara Laut yang bermarkas di Lawang. Susunan staf komando terdiri dari Komandan Letnan kolonel J. Tamboto, Kepala Staf Letnan Kolonel JF Warouw, para staf Kapten Dolf Runturambi, Hein Wurangian dan dr. Supit serta sekretaris divisi Lengkong. Sedangkan pasukan ditempatkan di garis pertahanan Sidoarjo untuk melakukan infiltrasi dan perlawanan bersenjata tentara Sekutu dan NICA.
Penampakan seragam celana TRIP

Kisah Menarik Tentang Evolusi Warna Celana TRIP

Pasukan Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) yang juga memiliki basis markas di Malang turut bergabung di medan perang ketika meletusnya pertempuran 10 Nopember di Surabaya. Jelang terjadinya pertempuran tersebut pasukan TRIP mendapatkan celana seragam. Ternyata ada cerita menarik tentang evolusi warna celana TRIP ini.
Pertigaan Slorok lokasi serangan lebah maut pada patroli Belanda (C) SLOROK

Cerita Lebah Maut yang Lumpuhkan Patroli Belanda di Slorok

Ada cerita kepahlawanan yang melegenda di Desa Slorok, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Pernah ada sepasukan pejuang Republik Indonesia yang berhasil melumpuhkan patroli Belanda di masa Agresi Militer dengan sekarung lebah maut.
stasiun kota lama malang tempo dulu

Mengintip Sejarah Stasiun Malang Kotalama

Stasiun Malang Kotalama adalah stasiun kereta api tertua di Malang. Stasiun kelas I yang terletak di Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang ini dibangun...
Lempeng VII-a prasasti Kubu-kubu

Prasasti Kubu-Kubu Disinyalir Menjadi Asal Usul Desa Kebonagung (5-Akhir)

Lanjutan transliterasi prasasti Kubu-kubu oleh Boechari (1985/1986) dari bagian 4-5.Lempeng V-brakryan hino pu daksa ada hubungan dengan raja. Rakryan wungkaltihang pu bwalu, sirikan...
Lempeng VI-a prasasti Kubu-kubu

Prasasti Kubu-Kubu Disinyalir Menjadi Asal Usul Desa Kebonagung (4-5)

Lanjutan transliterasi prasasti Kubu-kubu oleh Boechari (1985/1986) dari bagian 3-5.Lempeng III-bPanjurwan dari brasahan sang gadahan diberi wdihan 1 pasang 2 kupang. Winkas sang...
Lempeng V-a prasasti Kubu-kubu

Prasasti Kubu-Kubu Disinyalir Menjadi Asal Usul Desa Kebonagung (3-5)

Lanjutan transkripsi prasasti Kubu-kubu oleh Boechari (1985/1986) dari bagian 2-5.Lempeng VI-alang manuk pu gowinda i tirwan sumudan dapunta basura. parujar i halaran sang...
Lempeng IV-a prasasti Kubu-kubu

Prasasti Kubu-Kubu Disinyalir Menjadi Asal Usul Desa Kebonagung (2-5)

Lanjutan transkripsi prasasti Kubu-kubu oleh Boechari (1985/1986) dari bagian 1-5.Lempeng III-bpanjurwan i brasahan sang gadanan wineh wdihan 1 ku 2. winkas sang kudang...

STAY CONNECTED

961FansSuka
196PengikutMengikuti
57PengikutMengikuti

POPULER